Senin, 16 Desember 2013

Kemunculan Imam Mahdi semakin dekat


gerhana-komet ISON
“kemungkinan Imam Mahdi akan muncul di tahun ini, tepatnya dibulan Dzulhijjah atau akhir tahun ini..wallahu’alam.
Rasulullah SAW bersabda “Rencana ALLAH SWT untuk kebangkitan islam akhir zaman telah berlaku zaman kenabian atas kamu, maka berlakulah zaman kenabian itu sebagaimana yg ALLAH SWT kehendaki. Kemudian ALLAH SWT mengangkat zaman itu. Kemudian …berlakulah zaman kekhalifahan (Khulafa’ur Rasyidin) yg berjalan seperti kenabian. Maka berlakulah zama itu sebagaimana ALLAH SWT kehendaki. Kemudian ALLAH SWT mengangkatnya pula. Kemudian berlakulah zaman penindasan dan penzaliman (pemerintahan liberal/diktator/demokrasi) dan berlakulah zaman itu sebagaimana yg ALLAH SWT kehendaki. Kemudian berlaku pula zaman kekhalifahan (Imam Mahdi dan nabi Isa AS) yg berjalan diatas cara hidup zaman kenabian.” kemudian baginda nabi SAW diam. [HR. Ahmad)hadits riwayat Abu Hurairah RA, sabda Nabi Muhammad SAW:إِنَّ اللهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا "Sesungguhnya Allah akan menurunkan (orang) setiap permulaan 100 tahun seseorang kepada Umat yang akan (Tajdid) mengembalikan kegemilangan Agama mereka" [Hadits diriwayatkan oleh Abu Daud, Hakim di dalam Mustadrak dan al-Baihaqi di dalam al-Ma'rifah].
Mujaddid (Bahasa Arab: مجدد), dalam etimologi Islam, berasal dari bahasa Arab yang artinya adalah orang yang membawa pembaruan atau seorang pembaru. Dalam budaya muslim, Mujaddid adalah orang yang memperbaiki kerusakan yang ada pada urusan atau praktek agama Islam yang dilakukan oleh umat muslim. Mujaddid tidak membawa agama baru, namun hanyalah membawa metode-metode baru dan memperbaiki metode yang menyimpang berdasarkan Al-Qur’an dan Hadits serta memperbaiki kerusakan-kerusakan yang sudah terjadi pada urusan agama Islam. Mujaddid muncul pada tiap awal kurun waktu/abad tertentu dalam kalender Hijriah. Mujaddid bisa saja seorang Ulama, Khalifah, Cendikiawan, tapi yang pasti, mereka adalah orang yang berpengaruh besar dalam menegakkan agama Islam di zamannya. Mujaddid memiliki tugas untuk memperbaiki, membangkitkan dan membersihkan Islam yang dinodai unsur Bid’ah, Kurafat, dan sebagainya.
Imam Jalaudin as-Suyuthi (wafat tahun 911 H) dalam kitabnya Al-Itqan fi Ulum al-Qur’an menulis: “Disunahkan membaca Al-Qur’an dengan tadabbur [merenungkan kandungan maknanya] dan tafahhum [berusaha memahami kandungan maknanya], karena hal itu merupakan maksud teragung dan tujuan terpenting [dari membaca Al-Qur'an], dengannya dada akan lapang dan hati akan mendapatkan cahaya.”
Allah Ta’ala berfirman:
كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ
‘[Al-Qur'an adalah] sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh berkah, agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya…” (QS. Shad [38]: 29)
Allah Ta’ala juga berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
“Maka apakah mereka tidak mentadabburi Al-Qur’an ataukah pada hati mereka terdapat gembok-gembok penghalangnya?” (QS. Muhammad [47]: 24)
Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi (wafat tahun 1393 H) menulis:
وَحَرْفُ أَمْ لِلْإِضْرَابِ الِانْتِقَالِيِّ. وَالْمَعْنَى: بَلْ عَلَى قُلُوبِهِمْ أَقْفَالٌ وَهَذَا الَّذِي سَلَكَهُ جُمْهُورُ الْمُفَسِّرِينَ
“Huruf am [ataukah] dalam ayat tersebut berfungsi sebagai bentuk kebalikan pepindahan. Maknanya adalah [mereka tidak mentadaburi Al-Qur'an] justru [karena] pada hati mereka terdpat gembok-gembok penghalangnya. Inilah penafsiran yang ditempuh oleh mayoritas ulama tafsir.” (Muhammad Thahir at-Tunisi, At-Tahrir wa at-Tanwir fit Tafsir, 26/113)
Maksud dari pernyataan Imam Muhammad Thahir bin ‘Asyur at-Tunisi diatas adalah, ketika tafsiran AL-Qur’an telah dirubah2 oleh ulama-ulama yg mementingkan politik, maka kita patut untuk mentadaburi AL-Qur’an untuk mengetahui makna tafsiran yg sebenarnya, seperti dibawah ini..
Inilah Penyebab Hitler NAZI Membunuh Kaum Zionis Bani Israil
﴾ Al Israa’:4 ﴿
Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam Kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”.
Konspirasi Kolonialis Eropa Menghancurkan khilafah.
Pada hari Senin tanggal 3 Maret 1924 (28th Rajab 1342AH), dunia dikejutkan oleh berita bahwa Mustafa Kemal di Turki secara resmi telah menghapus Khilafah. Pada malam itu Abdul Majid II, Khalifah terakhir kaum muslimin, dipaksa untuk mengemas kopernya yang berisi pakaian dan uang ke dalam kendaraan nya dan diasingkan dari Turki, dan tidak pernah kembali. Dengan cara itulah pemerintahan Islam yang berusia 1342 tahun berakhir. Kisah berikut adalah sekelumit sejarah dari tindakan-tindakan kekuatan kolonialis dengan pertama kali menyebarkan benih perpecahan diantara kaum muslimin dengan menanamkan nasionalisme dan akhirnya mengatur penghancuran Daulah Khilafah melalui agen-agen pengkhianatnya.Beberapa bulan setelah penghancuran Khilafah tanggal 24 Juli 1924, kemerdekaan Turki secara resmi diakui dengan penandatanganan Traktat Lausanne. Inggris dan sekutu-sekutunya menarik semua pasukannya dari Turki yang ditempatkan sejak akhir PD I. Sebagai reaksi dari hal ini, dilakukan protes pada Menlu Lord Curzon di House of Common karena Inggris mengakui kemerdekaan Turki. Lord Currzon menjawab,” Situasinya sekarang adalah Turki telah mati dan tidak akan pernah bangkit lagi, karena kita telah menghancurkan kekuatan moralnya, khilafah dan islam.”Para misionaris itu bekerja dengan berkedok lembaga-lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan. Awalnya akibat dari tindakan itu hanya kecil saja. Tapi selama abad ke 18 dan 19 ketika kemunduran Khilafah mulai muncul, mereka mampu mengeksplotasi kelemahan negara dan menyebarkan konsep-konsep yang jahat kepada masyarakat. Di abad 19, Beirut menjadi pusat aktivitas misionaris. Selama masa itu, para misionaris mengeksploitasi perselisihan dalam negeri diantara orang Kristen dan Druze dan kemudian antara Kristen dan Muslim, dengan Inggris berpihak pada Druze sementara Perancis berpihak pada Kristen Maronit. Selama masa itu para misionaris itu memiliki dua agenda utama: (1) Memisahkan Orang Arab dari Khilafah Usmani; (2) Membuat kaum muslimin merasa terasing dari ikatan Islam
Tahun 1875 “Persekutuan Rahasia” dibentuk di Beirut dalam usaha untuk mendorong nasionalisme Arab diantara rakyat. Melalui pernyataan-pernyataan dan selebaran-selebaran, persekutuan itu menyerukan kemerdekaan politik orang Arab, khususnya mereka yang tinggal di Syria dan Libanon. Dalam literaturnya, mereka berulangkali menuduh Turki merebut Khilafah Islam dari orang Arab, melanggar Syariah, dan , mengkhianati Agama Islam.
Hal ini memunculkan benih-benih nasionalisme yang akhirnya berbuah pada tahun 1916 ketika Inggris memerintahkan seorang agennya Sharif Hussein dari Mekkah untuk melancarkan Pemberontakan Arab terhadap Khilafah Usmani. Pemberontakan ini sukses dalam membagi tanah Arab dari Khilafah dan kemudian menempatkan tanah itu di bawah mandat Inggris dan Perancis.
Di saat yang sama, nasionalisme mulai dikobarkan diantara orang Turki. Gerakan Turki Muda didirikan tahun 1889 berdasarkan nasionalisme Turki dan dapat berkuasa tahun 1908 setelah mengusir Khalifah Abdul Hamid II. Pengkhianat Mustafa Kamal yang menghapus Kekhalifahan adalah anggota Turki Muda. Inilah alasanya mengapa Kemal kemudian berkata: ”Bukankah karena Khilafah, Islam dan ulama yang menyebabkan para petani Turki berperang hingga mati selama lima abad? Sudah waktunya Turki mengurus urusannya sendiri dan mengabaikan orang India dan orang Arab. Turki harus melepaskan dirinya untuk memimpin kaum muslimin.”
Tahun-tahun berlanjutnya kehancuran Khilafah, Inggris memainkan peranan kunci dengan cara memelihara agennya Mustafa Kamal. Melalui sejumlah maneuver politik dengan bantuan Inggris, Mustafa Kamal mampu menjadikan dirinya berkuasa di Turki. Tahun 1922, Konperensi Lausanne diorganisir oleh Menlu Inggris Lord Curzon untuk mendiskusikan kemerdekaan Turki. Turki pada saat itu adalah di bawah pendudukan pasukan sekutu dengan institusi Khilafah yang hanya tinggal nama. Selama konperensi itu Lord Curzon menetapkan empat kondisi sebelum mengakui kemerdekaan Turki. Kondisi-kondisi itu adalah: (1) Penghapusan total Khilafah : (2) Pengusiran Khalifah ke luar perbatasan; (3) Perampasan asset-aset Khilafah : (4) Pernyataan bahwa Turki menjadi sebuah Negara Sekuler
Suksesnya Konperensi itu terletak pada pemenuhan keempat kondisi itu. Namun, dengan tekanan asing yang sedemikian itupun, banyak kaum muslimin di dalam negeri Turki masih mengharapkan Khilafah, yang telah melayani Islam sedemikan baiknya selama beberapa abad dan tidak pernah terbayangkan bahwa Khilafah bisa terhapus. Karena itu, Lurd Curzon gagal untuk memastikan kondisi-kondisi ini dan konperensi itu berakhir dengan kegagalan. Namun, dengan liciknya Lord Curzon atas nama Inggris tidak menyerah. Pada tanggal 3 Maret 1924 Mustafa Kemal memakai kekuatan bersenjata dan menteror lawan-lawan politiknya sehingga mampu menekan melalui Undang-undang Penghapusan Khilafah yang memungkingkan terhapusnya institusi Khilafah.
Untuk kekuatan kolonialis, penghancuran Khilafah tidaklah cukup. Mereka ingin memastikan bahwa Khilafah tidak pernah bangkit lagi dalam diri kaum Muslimin. Lord Curzon berkata, “Kita harus mengakhiri apapun yang akan membawa persatuan Islam diantara anak-anak kaum muslimin. Sebagaimana yang kita telah sukses laksanakan dalam mengakhiri Khilafah, maka kita harus memastikan bahwa tidak pernah ada lagi bangkitnya persatuan kaum muslimin, apakah itu persatuan intelektual dan budaya.”
Karena itu, mereka meberikan sejumlah rintangan dalam usaha menegakkan kembali Khilafah seperti:
1. Pengenalan konsep-konsep non-Islam di Dunia Islam seperti patriotisme, nasionalisme, sosialisme dan sekularisme dan mendorong gerakan politik kolonialis yang berdasarkan ide-ide ini.
2. Kehadiran kurikulum pendidikan yang dibuat oleh kekuatan penjajah , yang masih tetap bercokol selama 80 tahun, yang membuat mayoritas kaum muda yang lulus dan ingin meneruskan pendidikannya ke arah yang bertentangan dengan Islam.
3. Jeratan ekonomi di Dunia Islam oleh pemerintahan Barat dan perusahaan-perusahaannya dimana masyarakat hidup dalam kemiskinan yang menghinakan dan dipaksa untuk terfokus hanya pada bagaimana menghidupi dirinya sendiri dan keluarganya dan tidak peduli dengan peran sesungguhnya dari para penjajah itu.
4. Warisan yang disengaja untuk memecah Dunia Islam yang berkisar pada garis perbatasan yang senantiasa diperdebatkan sehingga kaum muslimin akan tetap terlibat dalam masalah-masalah sepele.
5. Pendirian organisasi-organisasi seperti Liga Arab dan kemudian Organisasi Konperensi Islam (OKI) yang menipiskan ikatan Islam, dan terus melanjutkan adanya perpecahan di Dunia Islam sementara tetap gagal dalam memecahkan tiap masalah atau isu yang muncul.
6. Pemaksaan berdirinya Negara asing, Israel, di jantung Dunia Islam yang menjadi pemicu serangan kekuatan Barat atas kaum muslimin yang tidak bisa mempertahankan diri sementara mereka terus menghidupkan mitos rasa rendah diri kaum muslimin.
7. Kehadiran penguasa-penguasa zalim di Dunia Islam yang kesetiaanya adalah pada tuannya yakni negara-negara Barat; yang menindas dan menyiksa umat Islam; mereka bukanlah dari umat dan membenci umat sebagaimana umat membenci mereka.
Walaupun ada rintangan-rintangan, persengkongkolan dan rencana semacam itu, pendirian Khilafah sekali lagi akan menjadi kenyataan dalam Dunia Islam. Kita harus mengambil kesempatan ini di saat hari peringatan kehancuran Khilafah untuk merefleksikan situasi saat ini dari kaum muslimin dan memastikan bahwa hanya dengan berusaha untuk mengembalikan Khilafah lah kita dapat mencapat kesuksesan yang sesungguhnya dalam kehidupan saat ini dan kehidupan yang akan datang.
PERANG DUNIA 1 DAN 2 DARI HAMBA ALLAH HITLER (MUJADDID) YANG DIKEHENDAKI ALLAH SWT, YG MEIMLIKI 2 TUJUAN YAITU MENCEGAH RUNTUHNYA KHILAFAH (tetapi ALLAH SWT berkehendak lain) DAN MEMBANTAI SEMUA ORANG BANGSA YAHUDI AGAR TERSISA SEDIKIT DARI MEREKA.Wallahu’alam.
﴾ Al Israa’:5 ﴿
Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.
Perang Dunia I (PDI) adalah sebuah perang global terpusat di Eropa yang dimulai pada tanggal 28 Juli 1914 sampai 11 November 1918. Perang ini sering disebut Perang Dunia atau Perang Besar sejak terjadi sampai dimulainya Perang Dunia II pada tahun 1939, dan Perang Dunia Pertama atau Perang Dunia I setelah itu.
Jika kita hitung dari mulainya perang dunia 1 yaitu pada tahun 1914 kemudian kita tambah dengan penghitungan tentang mujaddid dari hadits rosul SAW yaitu 100 tahun (1914 + 100) = tahun 2014. wallahu’alam.
ZIONIS BERKUASA ATAS HARTA, PEMERINTAHAN DEMOKRASI DIMANA-MANA, PERGAULAN ANAK2 ZIONIS YANG MERUSAK AKHLAK.
﴾ Al Israa’:6 ﴿
Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar
NABI ISA BANGKIT, IMAM MAHDI BANGKIT DARI KETURUNAN NABI2 TERDAHULU YANG TELAH DIBUNUH OLEH KAUM ZIONIS, DARI KETURUNAN ROSULULLAH SAW, NABI IBRAHIM, DLL.
﴾ Al Israa’:7 ﴿
Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.
Kemunculan Imam Mahdi semakin dekat saja, baru2 ini telah ditemukan komet yg paling terang sealam semesta, bahkan komet ini lebih terang dibanding bulan purnama, telah ditemukan sebuah komet, yang diperkirakan bakal teramati dengan jelas oleh warga Bumi pada akhir 2013 mendatang. Komet yang diberi nama ISON (C/2012 S1) itu disebut-sebut merupakan komet yang bakal terlihat lebih terang 15 kali daripada Bulan. Wow!!
Comet C/2012 S1 (ISON) ditemukan di Russia oleh astronomer Vitali Nevski dan Artyom Novichonok di International Scientific Optical Network (ISON) pada tanggal 21 September 2012.
“Diperkirakan baru akan terlihat sangat terang dan jelas oleh mata telanjang pada 2013 ketika komet ISON mendekati matahari,” ujar Profesor Riset Astronomi, Astrofisika Lembaga Penerbangan dan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, pada akhir pekan lalu.
Komet ISON mungkin akan menjadi komet paling terang yang disaksikan manusia dalam beberapa abad.
Untuk kali pertamanya, bintang berekor itu mengunjungi bagian dalam tata surya. Ia akan menawarkan pemandangan spektakuler di belahan bumi utara di bulan November dan Desember, saat kepalanya mengarah ke matahari, bersiap mencemplungkan diri ke gelegak panas Sang Surya. Meledak dan mati.
Saat ini ISON teramati bergerak di sekitar Yupiter. Astronom Dr David Whitehouse, mengatakan komet akan terlihat dengan mata telanjang di langit malam pada akhir November.
“Ekornya bisa meregang seperti cahaya yang menyorot ke langit di atas cakrawala,” tulis Dr Whitehouse di situs Independent, seperti dilansir Daily Mail, (27/12/2012).
“Kemudian, ia akan berayun cepat mengelilingi matahari, melewatinya dalam jarak dua juta mil, jauh lebih dekat dari yang pernah dilakukan planet manapun.”
“Sebuah bintang dengan ekor bercahaya akan muncul dari Timur sebelum munculnya Al Mahdi.” (Ka’b al-Ahbar)
“Sebuah komet akan muncul di Timur dengan mengeluarkan cahaya sebelum tiba.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 53)
Saidina Ali ra mengungkapkan dalam catatannya (Jufr Ahmar), :
“Kedatangan Al Mahdi akan di dahului oleh kemunculan bintang yang ekornya menakjubkan, bukan seperti bintang yang kamu lihat muncul setiap dua pertiga pada satu dekad (sepuluh tahun) dan bukan juga bintang yang muncul pada dua pertiga abad dan bukan juga bintang yang muncul setiap abad.Tetapi ia adalah bintang berabad-abad, yang diliputi api, salji, udara dan tanah.Ekornya memanjang, kelajuannya seperti kelajuan cahaya matahari ketika menyonsong fajar.Hujung depannya bertemu dengan hujung belakangnya seperti lingkaran raksasa memancarkan sinar terang dalam langit yang gelap seperti matahari yang terbit.
Kemudian bintang itu akan kembali beredar pada orbitnya.Setelah itu akan datang banyak malapetaka dan kematian yang merupakan keuntungan bagi orang-orang yang baik, dan ia merupakan kerugian bagi orang -orang yang jahat”.
akan tetapi kemunculan komet ini, akan terlebih dahulu dua kali gerhana di bulan ramadhan..
“Munculnya bintang (komet) itu akan terjadi setelah gerhana matahari dan bulan.” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 32)
“Ada dua tanda untuk kedatangan Al Mahdi … Yang pertama adalah gerhana bulan di malam pertama Ramadhan, dan kedua adalah gerhana matahari di pertengahan bulan ini.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 47)
“… Gerhana matahari di pertengahan bulan Ramadhan dan gerhana bulan di akhirnya ….” (Al-Muttaqi al-Hindi, Al-Burhan fi Alamat al-Mahdi Akhir al-zaman, hal. 37)
dalam hadits diatas maksudnya adalah akan ada gerhana bulan dan matahari di awal sebelum ramadhan tiba, pada tanggal 25 april 2013 kemarin telah terjadi gerhana pertama yaitu gerhana bulan, pada tanggal 10 mei 2013 kemarin telah terjadi gerhana matahari, pada tanggal 25 mei 2013 telah terjadi gerhana bulan, ini berarti sama seperti hadits diatas, “…gerhana matahari dipertengahan dibulan ini” bermaksud ditengah bulan2 pada terjadinya gerhana bulan ada gerhana matahari dipertengahannya.wallahu’alam.
kemudian setelah kemunculan gerhana, akan terjadi huru-hara besar di bulan syawal (agustus ini), pembicaraan perang dunia ke-3 oleh para zionis dibulan Dzulqai’dah (september ini), dan mulainya perang dunia ke-3 (Armageddon) di bulan Dzuhijjah (oktober ini)),bisa juga sebaliknya yaitu bulan syawal (oktober), bulan dzulqaidah (november), bulan dzulhijjah (desember), karena mengingat komet ISON muncul di bulan antara november atau desember..wallahu’alam.
“Akan ada huru hara di bulan Syawal (bulan kesepuluh dalam kalender Hijriyah), pembicaraan tentang perang di bulan Dzulqa’dah (bulan kesebelas dalam kalender Hijriyah) dan pecahnya perang di bulan Dzulhijjah (bulan kedua belas).” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 166)
Ada sebuah manuskrip langka dari Abad ke 2 H yang ditulis oleh salah seorang Tabi’at – Tabi’in yang berasal dari Syam. Manuskrip ini tersimpan di perpustakaan Turki di Istanbul dan ditulis ulang oleh beberapa peneliti.
Manuskrip ini berjudul “ Salam wa Harb fi Akhir Zaman ar Rabb “.
Kutipan sesuai terjemahan aslinya sebagai berikut :
“ Perang akhir zaman adalah Perang Dunia, yakni kali ketiga sesudah dua perang besar sebelumnya. Banyak sekali yang mati di dalamnya. Perang dikobarkan oleh seorang laki-laki yang merupakan kucing besar di negeri gelas dan mahkota di kepala……sementara Perang Kedua dikobarkan oleh seorang laki-laki yang nama panggilannya adalah Tuan Besar dan seluruh dunia memanggilnya Hitler………(kalimat terhapus)”
Kalimat di atas adalah bagian dari riwayat yang disampaikan oleh Abu Hurairah, Ibn Abbas, dan Ali Bin Abi Thalib. Kemudian dalam sebuah riwayat yang tida berani disampaikannya semasa hidupnya, Abu Hurairah – ketika hamper tiba saat kematiannya – berkata kepada orang-orang di sekitarnya : ‘ ( Riwayat itu berkaitan dengan berita yang kuketahui tentang keadaan perang akhir zaman. ‘ Mereka berkata, ‘ Sampaikanlah kepada kami. Tidak apa-apa, dan semoga Allah memberimu balasan dengan kebaikan.’
Maka Abu Hurairah pun berkata : “ Dalam rangkaian ( hitungan ) Hijrah sesudah seribu tiga ratus ( tahun ), dan mereka mengikat perjanjian yang disitu Raja Roma melihat bahwa perang semesta dunia pasti terjadi. Allah menghendaki terjadinya perang. Dan waktu tidak berjalan tanpa perjanjian dan perjanjian. Lalu berkuasalah seorang laki-laki dari negeri yang bernama JIRMAN, bernama Al-HIRR. Ia ingin menguasai seluruh dunia. Memerangi semua bangsa di negeri-negeri salju dan kebaikan. Ia bergerak dengan murka Allah sesudah beberapa tahun api (menyala). Ia ingin membunuh rahasia Ar-RUSY atau Ar –RUS…(kalimat terhapus)
Dalam rangkaian Hijrah sesudah seribu tiga ratus ( tahun ), terhitung lima atau enam, Mesir diperintah oleh seorang laki-laki yang dipanggil dengan “ NASHIR “ yang disebut bangsa Arab sebagai “ Sang Pemberani dari Mesir “ Allah membuatnya hina dalam perang dan perang, dan ia tidak memperoleh kemenangan. Kemudian Allah menghendaki Mesir memperoleh kemenangan di bulan-bulan yang mereka cintai, dan itu adalah untuk-Nya. Mesir diterima sebagai pemelihara al Bait dan Arab, dengan seorang laki-laki bersama SADA, ayahnya ANWAR. Akan tetapi ia berdamai dengan pencuri Masjid Al Aqsa di negeri Al-Hazin.
Di Irak muncul seorang lai-laki yang bertindak sewenang-wenang…… dan…….(kalimat terhapus) Sufyani.
Di salah satu matanya terdapat tanda sedikit kemalasan. Namanya Ash-SHADDAM, yakni penghancur orang-orang yang bersekutu untuk menentangnya di Kuwait kecil yang dimasukinya. Ia adalah MAHDUN. Tidak ada kebaikan bagi SUFYANi kecuali dengan Islam. Ia baik dan buruk, dan kecelakaan bagi pengkhianat Al-MAHDI yang terpercaya.
Dalam rangkaian Hijrah seribu empat ratus ( tahun ) dan hitungan dua atau tiga…….(kalimat terhapus), Al-MAHDI Al AMIN keluar dan memerangi seluruh dunia dan menghimpun orang-orang sesat dan dimurkai Tuhan, dan orang-orang yang terseret dalam kemunafikan di bumi ISra’ dan Miraj di tepi bukit MAJIDUN.
Dalam perang itu keluar seorang ratu dunia, pelaku maker dan pelacur. Namanya AMIRIKA. Ia menggoda dunia waktu itu dalam kesesatan dan kekafiran. Sementara itu Yahudi dunia saat itu berada di tempat yang paling tinggi. Mereka menguasai seluruh Al QUDS dan Al MADINAH Al MUQADDASAH ( Kota yang disucikan ).
Semua negeri datang dari laut dan udara, kecuali negeri salju yang menakutkan dan negeri panas yang menakutkan. Al MAHDI melihat bahwa seluruh dunia melakukan makar buruk kepada dirinya dan ia melihat bahwa makar Allah lebih hebat lagi. Ia melihat bahwa seluruh alam Tuhan berada dalam kekuasaannya. Akhir dari perang itu ada di tangannya, dan seluruh dunia merupakan pohon yang dimilikinya dari dahan hingga ranting-rantingnya. Di tanah Isra’ dan Mi’raj terjadi perang dunia yang disitu Al Mahdi memberi peringatan kepada orang-orang kafir bila mereka tidak mau keluar. Maka orang-orang kafir dunia berkumpul untuk memerangi Al Mahdi dalam pasukan sangat besar yang belum pernah dilihat sebelumnya. Dalam kelompok kekuatan Yahudi Al KHAZAR dan Bani Israel masih terdapat pasukan lain yang tidak diketahui jumlahnya. Al Mahdi melihat bahwa siksa Allah sangat mengerikan dan bahwa janji Allah benar-benar telah dating dan tidak diakhirkan lagi. Kemudian Allah melempari mereka dengan lemparan yang dahsyat. Bumi, lautan dan langit terbakar, untuk mereka, dan langit menurunkan hujan yang sangat buruk. Seluruh penduduk bumi mengutuk orang kafir dunia, dan Allah mengizinkan lenyapnya seluruh orang kafir di Perang DAJJAL, dan perangnya terjadi di negeri Syam dan kejahatan………”
wallahu’alam..
ini bukanlah ramalan, tetapi kita sebagai umat muslim yg menginginkan khilafah tegak di bumi ini, maka kita harus mengenali kejadian2 berdasarkan hadits rosulullah SAW atau mengamalkannya, bersabar sajalah kalian menuggu kedatangannya ATAU perbaikilah iman kita yg selama ini telah jauh dari iman islam yg sejati, tinggalkanlah pekerjaan yg menjadi rutinitas kita sehari2, berdaganglah dirumah sambil memperbaiki diri untuk menyambut kedatangan imam akhir zaman kita, karena jika imam mahdi telah muncul kita semua akan berbaiat kepadanya di tanah suci ka’bah otomatis pekerjan yg kita lakukan semua akan kita tinggal dan perekonomian diseluruh dunia akan lumpuh dikarenakan orang2 pergi ke tanah suci untuk berbaiat…..

SEJARAH ISLAM DIINDONESIA 7

Apakah hadits diatas yg berhubungan dengan tiang kitab ini ternyata adalah tentang sholat? lalu apa hubungannya tiang kitab (arsy borobudur  AL-Qur’an) dengan sholat? dari sini kita harus melihat dan memahami hadits berikut :
حَدَّثَنَا شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوْخَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيْزِ بْنُ مُسْلِمٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ دِيْنَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ ح وَحَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيْدٍ وَاللَّفْظُ لَهُ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ دِينَارٍ عَنِ ابْنِ عُمَرَ قَالَ:
بَيْنَمَا النَّاسُ فِي صَلاَةِ الصُّبْحِ بِقُبَاءٍ إِذْ جَاءَهُمْ آتٍ فَقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ أُنْزِلَ عَلَيْهِ اللَّيْلَةَ وَقَدْ أُمِرَ أَنْ يَسْتَقْبِلَ الْكَعْبَةَ فَاسْتَقْبَلُوْهَا وَكَانَتْ وُجُوْهُهُمْ إِلَى الشَّامِ فَاسْتَدَارُوْا إِلَى الْكَعْبَةِ
13 – (526)
Telah menceritakan kepada kami Syaiban bin Farrukh telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muslim telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar –Lewat jalur periwayatan lain– dan telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’iddan lafazh tersebut miliknya, dari Malik bin Anas dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar Radhiyallahu’anhu  dia berkata:
“Ketika orang-orang dalam shalat Shubuh di Quba’, tiba-tiba seseorang mendatangi mereka seraya berkata, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam telah diturunkan wahyu atas beliau pada suatu malam, dan beliau telah diperintahkan untuk berkiblat menghadap Ka’bah, maka kalian menghadap kiblatlah, dan sebelumnya mereka menghadap ke Syam, maka mereka memutar menghadap Ka’bah
(Shahih Muslim 526-13)
dari hadits diatas kita telah mengetahui bahwa hubungan tiang kitab (arsy borobudur  AL-Qur’an yg berada di negeri syam ini) dengan sholat, adalah ternyata dahulu negeri Syam ini mempunyai tiang sholat atau kiblat, apakah yg dimaksud dengan hal ini adalah kiblat baitul maqdis? dari sini kita harus melihat dan mentadaburi suroh berikut :
Al Baqarah:142 ﴿
Orang-orang yang kurang akalnya diantara manusia akan berkata: “Apakah yang memalingkan mereka (umat Islam) dari kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berkiblat kepadanya?” Katakanlah: “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”.
Al Baqarah:143 ﴿
Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.
pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 142 diatas yg mengatakan bahwa “Kepunyaan Allah-lah timur dan barat…”, karena baitul maqdis itu ada di timur dan borobudur pun juga terdapat di negeri yg mayoritas muslim terbesar didunia yg berada di paling timur, baitul maqdis atau juga disebut masjidil aqsha ini jika kita artikan masjidil = masjid/tempat ibadah aqsha=jauh/terjauh, coba bandingkan masjidil aqsha yg ada di palestina itu dengan borobudur AL-Qur’an di paling timur ini yg sejajar dengan hajar aswad dan rukun syam yg berada jauh dari pusat bumi ka’bah dibarat. dan kita harus mempertanyakan apa sebabnya kiblat baitul maqdis itu dipindahkan menjadi ke arah kiblat baitullah ka’bah? apakah ada hubungannya dengan akhir zaman? kita harus melihat dan memahami hadits berikut :
Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah bersabda menceritakan silsilah kejadian akhir zaman,
عِمْرَانُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ خَرَابُ يَثْرِبَ, وَخَرَابُ يَثْرِبَ خُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ, وَخُرُوْجُ الْمَلْحَمَةِ فَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ, وفَتْحُ قَسْطَنْطِيْنِيَّةَ خُرُوْجُ الدَّجَّالِ
“Pembangunan Baitul Maqdis adalah (waktu) hancurnya kota Madinah. Hancurnya kota Madinah adalah (waktu) munculnya perang besar. Munculnya perang besar adalah (waktu) direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi). Direbutnya Qostantiniyah (kerajaan Romawi) adalah (waktu) keluarnya Dajjal“. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4294), Ahmad dalam Musnad-nya (22076 & 22174), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (8297), Ath-Thobroniy dalam Al-Kabir (214), dan lainnya. Hadits ini di-hasan-kan oleh Al-Albaniy dalam Takhrij Al-Misykah (5424)]
Al-Allamah Syamsul Haq Al-Azhim Abadi-rahimahullah- berkata dalam menegaskan makna hadits ini, “Pendapat yang paling benar, Yang dimaksud dengan pembangunan Baitul Maqdis adalah kesempurnaan dalam hal pembangunan, yaitu pembangunan baitul Maqdis secara sempurna lagi melebihi batas, saat hancurnya kota Madinah, karena Baitul Maqdis tak akan hancur“. [Lihat Aunul Ma’bud (11/270)]
maksud dari hadits diatas adalah jika sejarah pembangunan baitul maqdis telah terbongkar, maka sudah dekatlah hancurnya kota madinah dan munculah perang besar akhiz zaman…
dan pahamilah suroh AL-Baqarah ayat 143 diatas yg mengatakan “…Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..” maksud dari “
siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot” adalah siapa diantara kita umat rosulullah SAW yg bisa mengenali mana yg Haq dan mana yg bathil, siapa yg bisa memecahkan sejarah yg sebenarnya kiblat baitul maqdis yg dijadikan “buah bibir” itu atau yg di samarkan itu, berarti orang itu telah diberi petunjuk yg lurus oleh ALLAH SWT dan
Allah swt tidak akan menyia-nyiakan iman atau amalan orang itu (disini bukan berarti hanya admin saja yg bisa mengungkap sejarah besar ini, tetapi semua orang jika bisa jika ada kemauan dan semangat di jalan Allah SWT untuk mengungkap sejarah ini). kita pahami lagi makna dari kata “…
Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah..” kita telah mengetahui dari pembahasan borobudur AL-Qur’an diatas bahwa ada seorang dari ahli kitab yg bisa memindahkan ARSY borobudur yg “sangat berat” itu dengan kecepatan cahaya, yg beliau ini pasti kedudukannya dekat dengan Allah SWT sehingga mendapat petunjuk dari Allah SWT untuk memindahkan ARSY borobudur itu,

Berikut hadits dan suroh yg menguatkan borobudur adalah Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsha :
Dari Ibnu Abbas, ia telah berkata: Telah bersabda Rasulullah SAW: Ketika malam aku diisra’kan dan subuhnya aku telah sampai di Makkah, aku mengkhawatirkan urusanku, dan aku tahu bahwasanya manusia akan mendustakanku. Kemudian aku duduk bersedih hati.
Ia Ibnu Abbas) berkata: Kemudian melintaslah musuh Allah, Abu Jahl. Dia datang sehingga duduk di dekat beliau, kemudian berkata kepada beliau: Kamu tampak bersedih, apakah ada sesuatu? Rasulullah SAW pun menjawab: Ya. Dia berkata: Apa itu? Beliau menjawab: Sesungguhnya aku diisra’kan malam tadi. Dia berkata: Ke mana? Beliau menjawab: Ke Bait al-Maqdis. Dia bertanya: Kemudian engkau subuh sudah ada di hadapan kami (di Makkah ini)? Beliau jawab: Ya. Ia berkata: Namun dia tidak menampakkan sikap bahwa dia mendustakannya karena takut beliau tidak mau menceritakan hal itu lagi jika kaumnya dipanggilkannya. Dia berkata: Tahukah engkau, jika engkau hendak mendakwahi kaummu, kau harus kisahi mereka apa yang barusan kau ceritakan padaku. Rasulullah SAW pun menjawab: Ya.
Kemudian dia berseru: Kemarilah wahai penduduk Bani Ka’ab bin Lu`ai! Lalu mereka berkumpul kepadanya datang sampai duduk mengelilingi keduanya. Dia berkata: Kisahi kaummu apa yang telah engkau kisahkan kepadaku. Rasulullah SAW pun berkata: Sesungguhnya malam tadi aku diisra’kan. Mereka bertanya: Ke mana? Kujawab: Ke Bait al-Maqdis. Mereka bertanya: Kemudian subuh engkau berada di depan kami. Beliau menjawab: Ya.
Ia (Ibnu Abbas) berkata: Maka ada yang bersorak dan ada yang meletakkan tangannya di atas kepala heran atas kebohongan itu (menurut mereka). Mereka berkata: Dan apakah engkau dapat menyifatkan kepada kami masjid itu? Dan di antara penduduk ada yang pernah pergi ke negeri itu dan pernah melihat masjid itu. Maka Rasulullah SAW bersabda: “Maka aku mulai menyebutkan ciri-cirinya dan tidaklah aku berhenti menyifatkan sehingga aku lupa beberapa cirinya.” Beliau bersabda: “Lantas didatangkanlah masjid sampai diletakkan tanpa kesamaran sehingga aku dapat melihatnya (Masjidil Aqsha/Baitul Maqdis di Depan mata). Maka aku menyifatkannya dengan melihat hal itu.”
Ia berkata: Dan sampai ini, ada sifat yang tidak aku hafal.
Ia berkata: Kemudian ada kaum yang berkata: “Adapun sifat tersebut, demi Allah, ia benar.”
HR Ahmad (2680). Disahkan al-Albani dalam ash-Shahihah (VII: 3021).

﴾ An Naml:40 ﴿
Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

,di hadits no 8 ternyata kerajaan rasulullah SAW berada di negeri kita ini, di hadits no11 menyatakan bahwa ternyata damaskus adalah ibu kota Syam, mungkin yg dimaksud adalah “Jakarta”, ketahuilah bahwa damaskus yg berada di luar negeri sana bukanlah damaskus yg sebenarnya termasuk juga daerah “Ghuthah”, karena damaskus di luar negeri sana baru di resmikan namanya pada saat runtuhnya khilafah, itu dilakukan agar khilafah tidak bangkit kembali oleh para zionis, lihat kota damaskus “jakarta” banyak di kota ini elemen2 masyarakat muslim yg terdiri dari ormas2 atau kelompok2 islam..
(catatan: coba bandingkan hadits tentang keutamaan negeri syam diatas dengan keutamaan madinah, karena admin mempunyai firasat bahwa negeri syam dan madinah saling berhubungan 1 sama lain melalui fakta2 di dalam hadits2nya, dan sepertinya negeri2 akhir zaman dan madinah yg ada di timur tengah yg selama ini kita ketahui itu telah di manipulasi oleh kekuasaan bangsa arab yg bekerja sama dengan kaum zionis eropa pada saat runtuhnya khilafah dahulu, ada kemungkinan ini disebabkan para zionis tidak mau khilafah bangkit kembali, dan dikarenakan bangsa arab dahulu juga menyatakan bahwa khalifah utsmani di turki itu telah durhaka atas penguasaan negeri2 arab dengan pihak kerajaan arab saudi, maka dari itu pihak kerajaan arab saudi berkonspirasi dengan kaum zionis untuk memanipulasi daerah2 arab sehingga terpecah menjadi beberapa negara, yg kemudian negara2 yg telah terpecah ini sebagiannya dinamai seperti negeri2 akhir zaman juga beserta kota2nya, yg sebenarnya negeri2 akhir zaman berada di Indonesia dan juga termasuk kota madinahnya, serta mereka juga merubah semua tafsir AL-Qur’an dan hadits tentang negeri akhir zaman, semisal negeri saba dalam tafsir arab saudi adalah negeri yaman di timur tengah yg sebenarnya adalah nama wilayah di pulau jawa) wallahu’alam..

Doa Rasulullah untuk negeri Syam
Ibnu Umar berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd (dalam riwayat lain: Iraq)?” Beliau berkata, “Ya Allah, berkahilah kami dalam negeri Syam dan negeri Yaman.” Sebagian sahabat berkata, “Dan negeri Najd?” Beliau menjawab, “Di sana terdapat gempa, fitnah dan keluarnya tanduk syaitan.” (HR. Bukhari no. 990)

SEJARAH ISLAM DIINDONESIA 6

Walisongo adalah orang-orang yang terdapat dalam ayat AL-Qur’an
﴾ An Naml:47 ﴿
Mereka menjawab: “Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu”. Shaleh berkata: “Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum yang diuji”.
﴾ An Naml:48 ﴿
Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.
berikut fakta tentang ajaran walisongo yg tidak ada di ajaran islam :
Menurut cerita, Sebelum menjadi Walisongo, Raden Said adalah seorang perampok yang selalu mengambil hasil bumi di gudang penyimpanan Hasil Bumi. Dan hasil rampokan itu akan ia bagikan kepada orang-orang yang miskin. Suatu hari, Saat Raden Said berada di hutan, ia melihat seseorang kakek tua yang bertongkat. Orang itu adalah Sunan Bonang. Karena tongkat itu dilihat seperti tongkat emas, ia merampas tongkat itu. Katanya, hasil rampokan itu akan ia bagikan kepada orang yang miskin. Tetapi, Sang Sunan Bonang tidak membenarkan cara itu. Ia menasihati Raden Said bahwa Allah tidak akan menerima amal yang buruk. Lalu, Sunan Bonang menunjukan pohon aren emas dan mengatakan bila Raden Said ingin mendapatkan harta tanpa berusaha, maka ambillah buah aren emas yang ditunjukkan oleh Sunan Bonang. Karena itu, Raden Said ingin menjadi murid Sunan Bonang. Raden Said lalu menyusul Sunan Bonang ke Sungai. Raden Said berkata bahwa ingin menjadi muridnya. Sunan Bonang lalu menyuruh Raden Said untuk bersemedi sambil menjaga tongkatnya yang ditancapkan ke tepi sungai. Raden Said tidak boleh beranjak dari tempat tersebut sebelum Sunan Bonang datang. Raden Said lalu melaksanakan perintah tersebut. Karena itu,ia menjadi tertidur dalam waktu lama. Karena lamanya ia tertidur, tanpa disadari akar dan rerumputan telah menutupi dirinya. Tiga tahun kemudian, Sunan Bonang datang dan membangunkan Raden Said. Karena ia telah menjaga tongkatnya yang ditanjapkan ke sungai, maka Raden Said diganti namanya menjadi Kalijaga. Kalijaga lalu diberi pakaian baru dan diberi pelajaran agama oleh Sunan Bonang. Kalijaga lalu melanjutkan dakwahnya dan dikenal sebagai Sunan Kalijaga.
﴾ Saba’:40 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
﴾ Saba’:41 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
Apakah tidak janggal, kenapa dipulau jawa ini dan bali, yg penduduknya mayoritas islam setelah sepeninggalan ajaran para walisongo, kaum muslimin bukannya menerapkan syariat ahlus sunnah wal jamaah, malah kebanyakan dari mereka menanamkan syirik (menyekutukan Allah) didalam agama mereka, contoh memiliki khadam padahal dirinya mengaku islam dan mengerti hukum syirik, memiliki indera keenam tetapi dengan kelebihannya itu malah membuatnya syirik (karena jin yg memberitahu semua kejadian masa depan), sementara dia mengaku islam dan mengerti dosa syirik, kemudian yg sudah terbukti dimakam “walisongo” kebanyakan dari mereka yg berziarah yg mengaku beriman malah meminta do’a dari orang yg sudah dikubur (mengambil air zam2 musyrik dari makam) Itu sama sekali tidak ada didalam ajaran islam “aswaja”. Sudah jelas2 para walisongo lah yg mengajarkan itu semua, mengajarkan kita untuk menyekutukan ALLAH SWT dengan menyembah jin (meminta keberkahan, keselamatan kepada jin yg ada di khadam, indera keenam atau mata batin yg berasal dari jin kafir).
ketahuilah bahwa syirik adalah dosa besar diurutan pertama. Dan asal kesyirikan bermula dari pengkultusan terhadap kuburan. Simaklah penuturan beberapa ulama dari madzhab Syafi’i yang melarang keras mengagungkan kuburan.
Sayangnya, Umat Islam di Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi’i seperti acuh terhadap perkataan ulama mereka dan bahkan seolah olah menentang perkataan ulama mereka sendiri yang harusnya mereka hormati.
Ulama besar ahli tafsir yang bermadzhab syafi’i, Imam al-Hafidz Ibnu Katsir berkata:
“Asal penyembahan terhadap berhala adalah sikap berlebihan (dalam mengagungkan) kuburan dan penghuninya”. Al-Bidayah wan Nihayah : X/703)
Imam Nawawi menjelaskan :
“Barangsiapa terbetik dalam benaknya bahwa mengusap dengan tangan dan semisalnya lebih mendatangkan barakah, maka keyakinan itu tidak lain bersumber dari kebodohan dia dan kelalaiannya sebab keberkahan itu hanya bisa didapat dengan melaksanakan syariat. Bagaimana mungkin keutamaan diupayakan dengan perbuatan yang bertolak belakang dengan kebenaran ?! (Al-Majmu’ Syarh al-Muhadzab:VIII/275)
Imam al-Ghazali (w.505H) berkata : “Sesungguhnya mengusap dan mencium kuburan merupakan adat kaum yahudi dan nasrani”. (Ihya’ Ulumuddin I/254).
Dan dalam kitabnya yang sangat bagus al-Maqrizi asy-Syafi’i (w. 845 H) berkata:
“Syirik dalam bentuk perbuatan seperti sujud kepada selain Allah, Thawaf bukan di Baitullah (Ka’bah), Mencukur rambut dalam rangka beribadah dan tunduk kepada selain Allah, mencium batu selain hajar aswad yang ia sebelah kanan Allah di bumi , mencium kuburan atau mengusapnya dan sujud kepadanya”. (Tajridut Tauhid al-Mufid hal. 31).
Sayangnya, Umat Islam di Indonesia yang mayoritas bermadzhab Syafi’i yang berusaha memutarbalikan kata-kata imam mereka sendiri.
﴾ Al Maidah:104 ﴿
Apabila dikatakan kepada mereka: “Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul”. Mereka menjawab: “Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati nenek moyang kami mengerjakannya”. Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?.
﴾ Al A’raf:70 ﴿
Mereka berkata: “Apakah kamu datang kepada kami, agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan apa yang biasa disembah oleh nenek moyang kami? maka datangkanlah azab yang kamu ancamkan kepada kami jika kamu termasuk orang-orang yang benar”.
kemudian ada yg menyalahi syari’at Islam yg diajarkan oleh rosulullah saw. yaitu, ajaran Sunan Kalijaga terkesan sinkretis dalam mengenalkan Islam. Ia menggunakan seni ukir, wayang, gamelan, serta seni suara suluk sebagai sarana dakwah. Beberapa lagu suluk ciptaannya yang populer adalah Ilir-ilir dan Gundul-gundul Pacul.
Lihatlah Hadits berikut betapa MURKANYA ALLAH SWT terhadap orang2 yg bermain musik, walaupun itu digunakan untuk berdakwah :
Dari Abdurrahman bin Ghanm al-Asy’ari, dia berkata: “Abu ‘Amir atau Abu Malik Al-Asy’ari telah menceritakan kepadaku, demi Allah SWT dia tidak berdusta kepadaku, dia telah mendengar Nabi shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Benar-benar akan ada beberapa kelompok orang dari umatku akan menghalalkan kemaluan (yakni zina), sutera, khamr, dan alat-alat musik. Dan beberapa kelompok orang benar-benar akan singgah ke lereng sebuah gunung dengan binatang ternak mereka. Seorang yang miskin mendatangi mereka untuk satu keperluan, lalu mereka berkata: “Kembalilah kepada kami besok.” Kemudian Allah SWT membinasakan mereka pada malam hari dan menimpakan gunung (kepada sebagain mereka), serta merobah yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi sampai hari Kiamat. (HR. Bukhari)
Rosululloh shallallahu’laihi wa sallam bersabda: “Sekelompok orang dari umatku benar-benar akan minum khamr, dan mereka akan menamakan khamr dengan nama lain. Di atas kepala mereka akan dimainkan alat-alat musik dan penyanyi-penyanyi wanita. Allah SWT akan mem-benamkan mereka ke dalam bumi, dan menjadikan yang lainnya menjadi kera-kera dan babi-babi.” (HR. Bukhari, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dan al-Baihaqi)
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tegas mengharamkan musik dalam sabdanya :
لَيَكُوْنَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّوْنَ الْحِرَ وَالْحَرِيْرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفِ
“Sungguh akan ada dari umatku kaum-kaum yang menghalalkan zina, kain sutra (bagi lelaki), khamer (segala sesuatu yang memabukkan), dan alat-alat musik” (HR Al-Bukhari)
dengan begini apakah kalian tidak sadar2 juga??
Kemudian Banyak yg berpendapat bahwa sunan kalijaga itu sedang membaca do’a ashabul kahfi :
(ingatlah) tatkala pemuda2 itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdo’a : wahai tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yg lurus dalam urusan kami (ini).” (AL-Kahfi ayat 10).

Doa diatas dibaca hanya untuk para pemuda ashabul kahfi saat memasuki goa, mereka berlindung ke dalamnya karena khawatir akan keselamatan agama mereka karena raja dan para umatnya yg berkuasa didaerah tempat tinggal mereka membenci dan memusuhi keyakinan para ashabul kahfi. Tidak ada diajaran islam tidur hingga bertahun-tahun sedang kesadarannya dibawa oleh jin ke alam gaib, sehingga disaat dia bangun waktu seakan cepat berlalu, sehingga tongkatnya pun berlumutan. Dan Doa ashabul kahfi adalah doa yg dipakai untuk mereka yg membutuhkan perlindungan ALLAH SWT atau dalam keadaan bahaya, sementara sunan kalijaga menjaga tongkatnya sementara dia bersemedi dan tertidur hingga bertahun-tahun di kali itu padahal dia tidak dalam keadaan bahaya yg terpojokkan seperti para pemuda ashabul kahfi itu adalah sesat, islam tidak mengajarkan hal itu, hingga ia meninggalkan sholat dan kehidupan dunia selama bertahun-tahun untuk kemaslahatan dirinya sendiri (agar dia sakti), sementara disaat itu sunan kalijaga belum mempunyai raja atau umat untuk diajarkan/disadarkan, itu sama saja ilmu kesaktiannya itu hanya untuk dirinya sendiri, sementara para pemuda ashabul kahfi berdoa dan tertidur hanya untuk kemaslahatan umat2 yg lain dan menyadarkan raja, dan yg telah membenci para pemuda itu.
ALLAH SWT murka atas kedurhakaan bangsa saba (Indonesia), mereka mendustakan ayat-ayat ALLAH SWT dan menganggapnya sihir yg diada-adakan, sehingga ALLAH SWT pun tidak meridhoi peradaban islam di Indonesia dikarenakan orang-orang Indonesia terdahulu tidak bersyukur akan kebesaran ALLAH SWT dan mensyukuri nikmatNYA, banjir besar pun datang sebagai pertanda murka ALLAH SWT :
(Saba’:16 )
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.

“Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman” (QS AS-Saba ayat 18). Pulau-pulau di Indonesia pun terpisah-pisah, yg tadinya bersatu.
semua ini adalah bagian dari Rukun Iman, dan yg terkhusus Rukun Iman ke-3 yaitu AL-Qur’an, percayalah Rukun Iman, kita sebagai umat muslim yg beriman kepada yg ghaib (ALLAH SWT & para Malaikat) harus mempertanyakan, kenapa dahulu di negeri ini banyak sekali terjadi bencana alam yg dahsyat? untuk apa bencana alam yg dahsyat itu seperti meletusnya gunung krakatau purba, gunung toba, gunung sunda, dan gunung2 lain, juga tsunami super dahsyat yg bisa memisahkan  pulau2 di Indonesia yg tadinya satu pulau yg sangat besar dan luas, juga kita harus mempertanyakan benarkah negeri ini ialah negeri syam atau atlantis? kita telah mengenal negeri kita ini yg dimana terdapat mayoritas umat muslim terbesar di dunia, sementara itu negeri kita sangat subur tanahnya dikarenakan negeri kita berdiri di garis khatulistiwa, kaya akan flora dan fauna, juga memiliki hasil tambang terbaik di dunia. lihat hadits2 tentang kutamaan negeri syam berikut :
1. Abdullah bin Amr bin Ash berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Kebaikan itu ada sepuluh persepuluh (10/10). Sembilan persepuluhnya (9/10) berada di Syam, sepersepuluhnya (1/10) untuk selain Syam. Kejahatan itu sepuluh persepuluh. Sepersepuluhnya berada di Syam dan sembilan persepuluhnya di seluruh negeri. Apabila penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan lagi padamu.” (HR. Ibnu ‘Asaakir, 1/154)
طُوبَى لِلشَّامِ. فَقُلْنَا : لأَيٍّ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : لأَنَّ مَلَائِكَةَ الرَّحْمَنِ بَاسِطَةٌ أَجْنِحَتَهَا عَلَيْهَا
2. “Kebaikan pada negeri Syam.’ Kami bertanya, ‘Mengapa wahai Rasulullah?’ Beliau bersabda: ‘Karena Malaikat rahmah (pembawa kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”
(HR. Tirmizi, no. 3954, beliau berkomentar, haditsnya hasan Gharib. Imam Ahmad dalam Al-Musnad, 35/483. Cetakan Muassasah Ar-Risalah,   dishahehkan oleh para peneliti. Dishahihkan pula oleh Syekh Al-Albany dalam kitab ‘As-Silsilah As-Shahihah no. 503)
3. Zaid bin Tsabit berkata bahwa suatu hari Rasulullah bersabda ketika para sahabat berada bersama beliau, “Beruntunglah negeri Syam, sesungguhnya malaikat Rahman membentangkan sayapnya di negeri tersebut”. (HR. Ibnu Hibban no. 7304)
4. Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi pasukan-pasukan­ perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!” Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air Yaman. Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.” (HR. Shahih Ibnu Hibban no. 7306)
5. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “10.000 mata yang melihat Nabi Muhammad SAW masuk negeri Syam tatkala mereka (para sahabat) mengetahui keutaman negeri Syam dibandingkan negeri yang lain.”
6. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketika aku tidur tiba-tiba aku melihat tiang kitab diambil dari bawah kepalaku. Aku melihatnya dibawa pergi dan aku pun mengikutinya dengan dua pandanganku. Kemudian tiang itu ditegakkan di Syam. Ketahuilah bahwa sesungguhnya iman berada di syam ketika terjadi Fitnah.” (HR. Ahmad no. 21781)
7. Qurroh bin Iyas berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Apabila penduduk Syam telah rusak maka tidak ada kebaikan pada kalian. Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang selalu beruntung tanpa terganggu dari orang-orang yang menipu mereka hingga hari kiamat (hari pembalasan).” (HR. Tirmizi no. 2351)
8. Ka’ab Ahbar, salah seorang sahabat ahli kristologi berkata, “Di baris pertama dalam Taurat terukir Muhammad bin Abdullah hamba-Ku pilihan, penuh sopan santun, tidak kasar, tidak berteriak-teria­k di pasar dan tidak membalas keburukan dengan keburukan tetapi pemaaf dan pengampun, kelahiran Makkah, hijrahnya ke Thaibah dan kerajaannya di Syam.”
“Ummatnya hammadun (suka memuji), yaitu memuji Allah SWT dalam keadaan senang dan susah, mengumandangkan­ tahmid di setiap turunan jalan, mengumandangkan­ takbir di setiap tanjakan jalan, selalu memperhatikan peredaran matahari, sholat di waktu yang telah ditentukan walaupun mereka di puncak pembuangan sampah, memakai sarung sampai di pertengahan betis, selalu membasuh anggota wudhu dan suara-suara mereka di malam hari bagaikan suara lebah menggema.” (HR. Darimi no. 7)
9. Imam Izz bin Abdussalam berkata, “Apa yang disebutkan Ka’ab sesuai dengan kenyataan yang ada, sesungguhnya kekuatan di kerajaan Islam, sebagian besar pasukannya yang berani di negeri Syam.” (Lihat: Targhib Ahlil- Islam Fi Sukna Biladisy-Syam hal. 5)
10. Abu Dzar bekata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Syam bumi kebangkitan.” (HR. Bazzar no. 3965 & Ahmad no. 27629)
11. Damaskus ibu kota Syam
Abu Umamah berkata, Rasulullah SAW membaca ayat, “Dan kami tempatkan mereka di dataran tinggi yang mendatar dan yang menyimpan air” (QS. Al-Mu’minun: 50). Beliau bertanya, “Apakah kalian mengetahui dimana tempat itu?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.” Beliau melanjutkan, “Tempat itu di negeri Syam, bumi yang dinamakan Ghuthah, di sebuah kota yang disebut Damaskus. Ia adalah kota yang terbaik di negeri Syam.” (HR. Tamam Rozi no. 915)

12. Salah seorang sahabat Rasulullah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Syam akan terbuka untuk kamu. Jika kamu diberi pilihan tempat tinggal, maka pilihlah tempat tinggal di kota yang bernama Damaskus. Ia adalah benteng Muslimin dari pertempuran dan kekuatan mereka bersumber dari sana di tempat yang bernama Ghuthah.” (HR. Ahmad no. 17470)
13. Abu Darda berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesunguhnya kekuatan Muslimin pada waktu itu di Ghuthah, di samping kota yang bernama Damaskus yang paling terbaik di negeri Syam.” (HR. Abu Daud no. 4300)
14. Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika terjadi pertempuran besar maka Allah mengutus utusannya dari berbagai lapisan masyarakat, mereka memiliki kuda terbaik dan senjata perang terhebat, dan Allah mengkokohkan agama ini dengan mereka.” (HR. Ibnu Majahno. 4080)
15. Nawwas bin Sam’an berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Isa bin Maryam akan turun di menara putih timur Damaskus.” (HR. Muslim no. 7560)

16. “Sebagian umatku ada yang selalu melaksanakan perintah Allah, tak terpengaruh orang yang menggembosi dan tidak pula orang yang berseberangan hingga datang keputusan Allah, dan mereka senantiasa dalam keadaan demikian. Mu’adz berkata: dan mereka ada di Syam.(HR.Bukhari)
17. Salamah bin Nufail berkata: aku datang menemui Nabi saw dan berkata: aku bosan merawat kuda perang, aku meletakkan senjataku dan perang telah ditinggalkan para pengusungnya, tak ada lagi perang. Nabi saw menjawab: Sekarang telah tiba saat berperang, akan selalu ada satu kelompok di tengah umatku yang unggul melawan musuh-musuhnya, Allah sesatkan hati-hati banyak kalangan untuk kemudian kelompok tersebut memerangi mereka, dan Allah akan memberi rizki dari mereka (berupa ghanimah) hingga datang keputusan Allah (Kiamat) dan mereka akan selalu demikian adanya. Ketahuilah, pusat negeri Islam adalah Syam. Kuda perang terpasang tali kekang di kepalanya (siap perang), dan itu membawa kebaikan hingga datangnya Kiamat. (HR. Imam Ahmad)
18. “Al-Masih Dajjal akan datang dari arah timur, ia menuju Madinah, hingga berada di balik Uhud, ia disambut oleh malaikat, maka malaikat membelokkan arahnya ke Syam, di sana ia dibinasakan, di sana dibinasakan.” (HR. Imam Ahmad)
19. Kalian akan dikumpulkan di sana – tangannya menunjuk ke Syam – jalan kaki atau naik kendaraan maupun berjalan terbalik (kepala di bawah) … “(HR. Imam Ahmad)
banyak kebaikan di negeri kita ini tanpa kita sadari, dan admin mengerti maksud hadits no 1 dan 2 diatas yg mengatakan ‘Karena Malaikat rahmah (pembawa kebaikan) mengembangkan sayap di atasnya.”maksudnya adalah “Garis khatulistiwa” yg dapat menyuburkan tanahnya, yg menumbuhkan tanaman2nya dengan musim2 tertentu seperti musim hujan dan kemarau yg dibawa oleh malaikat rahmah, dari hadits2 diatas ternyata perang akhir zaman akan dimulai dari negeri SYAM ini dari negeri kita ini, di negeri mayoritas muslim terbesar di dunia yg berada di paling timur jauh dari pusat bumi (ka’bah), dari hadits no 5 diatas ternyata para sahabat rasulullah SAW pernah ke negeri ini setelah mereka mendengar keutamaan negeri SYAM yg istimewa dibandingkan negeri2 lain, di hadits no 6 diatas makna “tiang kitab” disini bermaksud “ARSY borobudur” yg dipindahkan oleh ahli kitab yg sejajar dengan hajar aswad dan rukun Syam (seperti yg dijelaskan tentang borobudur versi AL-Qur’an diatas dan di buku flying book K.H Fahmi basya), itu juga bermaksud dimana letak negeri Syam, pahami secara mendalam hadits2 berikut yg berhubungan dengan ARSY borobudur, tiang kitab, negeri SYAM dan madinah berikut :
Sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam,
أَلَا أُخْبِرُكَ بِرَأْسِ الْأَمْرِ كُلِّهِ وَعَمُودِهِ وَذِرْوَةِ سَنَامِهِ قُلْتُ بَلَى يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ رَأْسُ الْأَمْرِ الْإِسْلَامُ وَعَمُودُهُ الصَّلَاةُ وَذِرْوَةُ سَنَامِهِ الْجِهَادُ.
“Sukakah engkau kabarkan  yang menjadi ketua (kepala) segala urusan (pekerjaan), tiang-tiangnya (penguat-penguatnya) dan puncak ketinggiannya?” Aku (Mu’adz bin Jabbal) berkata: “Baiklah ya Rosulullah.” Sabdanya: “Kepala segala urusan ialah Islam, tiang-tiang penguatnya ialah sholat dan puncak ketinggiannya ialah al-Jihad.” (HR. Tirmidzi, hadits hasan shahih)

SEJARAH ISLAM DIINDONESIA 5

lihatlah potongan dari manuskrip jayabaya berikut yg mirip sekali dengan hadits, berbau agama islam, lihat juga manuskrip jayabaya yg lainnya, cocokanlah dengan hadist akhir zaman atau imam mahdi :
Serat musarar joyoboyo :
dalam bait ke 27 berbunyi : “Dene besuk nuli ana, tekane kang tunjung putih, semune pudhak kasungsang, bumi mekah dennya lair, iku kang angratoni, jagad kabeh ingkang mengku, juluk ratu amisan, sirep musibating bumi, wong nakoda milu manjing ing samuwan.
artinya : “Kemudian kelak akan datang tungjung putih semune pudak kasungsang, lahir di bumi mekah, menjadi raja dunia, bergelar ratu amisan, redalah kesengsaraan (kezhaliman) di bumi, nakhoda ikut persidangan.”
perlambang tunjung putih semune pudak kasungsang memiliki makna seorang yg masih tersembunyi berhati suci dan bersih (sama seperti AL-mahdi yg masih bersembunyi). Inilah seorang pemimpin yg dikenal banyak orang dengan nama “satrio piningit”. Lahir di bumi mekah merupakan makna bahwa pemimpin tersebut adalah seorang muslim sejati yg memiliki ilmu tingkat ketauhidan yg sangat tinggi, satrio piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi), dan dia ada di Negeri ini “Syam”, Syam itu diambil dari nama anak nabi nuh AS, ketika saudara syam yaitu kan’an itu menghindar dari terjangan banjir besar (tsunami) di negerinya sama seperti pembahasan negeri ‘saba’ dalam artikel ini, saba adalah nama tempat dari negeri syam (indonesia), analisa admin syam dan kan’an itu berawal dari barat (tempat tinggalnya) menghindar ke gunung2 tinggi dibarat dan sampai berakhir di gunung tertingi di timur kemudian diterjang banjir besar tersebut, sama seperti keadaan negeri indonesia yg diterjang banjir sangat besar, sehingga pulau2nya terpisah-pisah, jika admin berada sama seperti saudara syam “kan’an” berada dibarat negeri ini tepatnya aceh (yg memang daerahnya rawan tsunami), maka admin pun juga akan ke gunung2 tinggi dan sampai berakhir di timur tepatnya pegunungan jaya (pegunungan tertinggi di Indonesia), berarti disini admin mengambil kesimpulan bahwa nabi nuh as juga pernah hidup dinegeri ini Wallahu’alam…[ lihat artikel perahu nabi nuh as berasal dari Indonesia berikut : http://wp.me/p3gX77-7Z ]
makna2 sebenarnya yg termaksud di manuskrip2 jayabaya dan uga siliwangi (manuskrip akhir zaman dan perang dunia ke 3) :
*keturunan dewa/ dewa : keturunan nabi, dewa = nabi, orang beriman yg mempunyai ilmu tauhid yg tinggi.
*batara kresna : rosulullah saw
*baladewa : nabi2 terdahulu
*trisula wedha : kitabullah (AL-Qur’an)
*batara surya/budak angon : imam mahdi/satrio piningit
*monyet : kaum yahudi/bani israil
*kerbau bule : orang barat
*Pajajaran : SYAM
makna2 perkataan yg lainnya jangan kita pahami dahulu, karna bisa saja kata2 yg kita tidak mengetahui maksudnya itu adalah kata2 yg diubah2 oleh leluhur jaw terdahulu yg terkena hasutan fitnah akhir zaman, Wallahu’alam……
berikut ARTIKEL KUAT YANG MEMBUTIKAN BAHWA INDONESIA ADALAH NEGERI SYAM NEGERI AKHIR ZAMAN, YG DI DALAMNYA IMAM MAHDI MUNCUL DI NEGERI INI, BAHKAN MANUSKRIP2 JAWA TELAH MENUTUPI DAN MEMANIPULASI KEBERADAAN IMAM MAHDI, BERIKUT LINK NYA : http://wp.me/p3gX77-9l
Bandingkan dengan hadits yg diriwayatkan oleh imam ali bin abi thalib RA berikut yg mirip dengan manuskrip2 jayabaya yg ada sekarang ini, berikut hadits imam ali RA :
“Aku khawatir terhadap suatu masa yang rodanya dapat menggilas keimanan.
Keyakinan hanya tinggal pemikiran, yang tak berbekas dalam perbuatan.
Ada ahli ibadah tapi mewarisi kesombongan iblis.
Ada ahli maksiat rendah hati bagaikan sufi.
Ada yang banyak tertawa hingga hatinya berkarat dan ada yang banyak menangis karena kufur nikmat.
Ada yang murah senyum tapi hatinya mengumpat dan ada yang berhati tulus tapi wajahnya cemberut.
Ada yang berlisan bijak tapi tak memberi teladan, dan ada pezina yang tampil menjadi figur.
Ada orang punya ilmu tapi tak paham, ada yang paham tapi tak menjalankan.
Ada yang pintar tapi membodohi, ada yang bodoh tapi tak tau diri. Ada orang beragama tapi tak berakhlak dan ada yang berakhlak tapi tak bertuhan.
Lalu di antara semua itu di mana aku berada?”
(Imam Ali Bin Abi Thalib)

dan bandingkan manuskrip jangka jayabaya berikut dengan hadits tentang Imam Mahdi yg akan mewarisi ilmu kenabian seperti nabi sulaiman as :
bait terakhir 162 :
akeh wong dicakot lemut mati
akeh wong dicakot semut sirna
akeh swara aneh tanpa rupa
bala prewangan makhluk halus padha baris, pada rebut benere garis
tan kasat mata, tan arupa
sing madhegani putrane Bethara Indra
agegaman trisula wedha
momongane padha dadi nayaka perang
perange tanpa bala
sakti mandraguna tanpa aji-aji.”

artinya : “banyak orang digigit nyamuk,
mati banyak orang digigit semut, mati
banyak suara aneh tanpa rupa
pasukan makhluk halus sama-sama berbaris, berebut garis yang benar
tak kelihatan, tak berbentuk
yang memimpin adalah putra Batara Indra,
bersenjatakan trisula wedha
para asuhannya menjadi perwira perang
jika berperang tanpa pasukan
sakti mandraguna tanpa azimat.”
Al Mahdi adalah seseorang yang berbicara dengan bahasa binatang dan hewan lainnya. Oleh karena itu, keadilannya akan terlihat dengan sendirinya atas seluruh manusia dan jin.” (Allamah Muhaqqiq Ash-Sharif Muhammad ibn ‘Abd al-Rasul, Al-Isaatu li Asrat’is-saat, hal. 188)
“Al Mahdi (orang yang paling benar diberi petunjuk) akan mengatur dunia ini seperti Nabi Dzulqarnain dan Nabi Sulaiman.” (Ibn Hajar al-Haythami, Al-Qawl al-Mukhtasar fi `Alamat al-Mahdi al-Muntazar, hal. 29)
Berarti dari sini kita harus beralih kembali ke syariat islam dan membaca hadist nabi muhammad SAW tentang imam mahdi..(lihat artikel imam mahdi di : http://wp.me/p3gX77-3o)
Rasulullah SAW pernah bersabda tentang AL-Mahdi : “Sungguh bumi ini akan dipenuhi oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Dan apabila kezhaliman serta kesemena-menaan itu telah penuh, maka ALLAH SWT akan mengutus seorang laki2 yg berasal dari umatku, namanya seperti namaku dan nama bapaknya seperti nama bapakku, maka ia akan memenuhi bumi dgn keadilan dan kemakmuran, sebagaimana ia (bumi) telah dipenuhi sebelum itu oleh kezhaliman dan kesemena-menaan. Diwaktu itu langit tidak akan menahan setetes pun dari tetesan airnya, dan bumi pun tak akan menahan sedikitpun dari tanamannya, maka ia akan hidup bersama kamu selama 7 thn, atau 8 thn atau 9 thn.” (Hadist riwayat Thabrani)
sudah tidak bisa disangkal lagi, satrio piningit ialah Imam Mahdi (AL-Mahdi)…wallahu’alam.
Inilah beberapa bukti dari fakta dan data yang mengungkapkan bahwa sesungguhnya Majapahit adalah Kesultanan Islam yang berkuasa di sebagian besar kawasan yang kini dikenal sebagai Asia Tenggara ini. Sekali lagi terbukti bahwa sejarah itu adalah versi, tergantung untuk apa sejarah itu dibuat dan tentunya terkandung di dalamnya beragam kepentingan. Kecuali sejarah indonesia yang ada didalam AL-Qur’an.

SEJARAH ISLAM DIINDONESIA 4

Jatuhnya Majapahit

   Sesudah mencapai puncaknya pada abad ke-14, kekuasaan Majapahit berangsur-angsur melemah. Setelah wafatnya Hayam Wuruk pada tahun 1389, Majapahit memasuki masa kemunduran akibat konflik perebutan takhta. Pewaris Hayam Wuruk adalah putri mahkota Kusumawardhani, yang menikahi sepupunya sendiri, pangeran Wikramawardhana. Hayam Wuruk juga memiliki seorang putra dari selirnya Wirabhumi yang juga menuntut haknya atas takhta. Perang saudara yang disebut Perang Paregreg diperkirakan terjadi pada tahun 1405-1406, antara Wirabhumi melawan Wikramawardhana. Perang ini akhirnya dimenangi Wikramawardhana, semetara Wirabhumi ditangkap dan kemudian dipancung. Tampaknya perang saudara ini melemahkan kendali Majapahit atas daerah-daerah taklukannya di seberang. Telah diketahui dalang dari perang saudara tersebut ialah ulah dari “walisongo” yang datang untuk menengahkan masalah perebutan takhta kerajaan tersebut, tetapi bukannya menengahkan para “walisongo” malah memicu perang saudara di dalam kerajaan. Dan telah diketahui “walisongo” memecah belah keturunan2 majapahit dikarenakan ingin memecah belah agama Islam ditubuh kerajaan majapahit yg kemudian mereka mendirikan kerajaan Demak.

Konflik Pendirian Kerajaan Demak dan Majapahit pada Masa Raden Fatah

Versi Perang antara Demak dan Majapahit diberitakan dalam naskah babad dan serat, terutama Babad Tanah Jawi dan Serat Kanda. Dikisahkan, Sunan Ampel “walisongo” melarang Raden Patah memberontak pada Majapahit karena meskipun berbeda agama, Brawijaya tetaplah ayah Raden Patah. Namun sepeninggal Sunan Ampel, Raden Patah tetap menyerang Majapahit. Brawijaya moksa dalam serangan itu. Untuk menetralisasi pengaruh agama lama (maksudnya syari’at lama islam) yaitu  “Aswaja” yg kemudian memasukkan syari’at baru yaitu “Syiah” yg berbau syirik dan mistik dipulau jawa dan bali, kemudian Sunan Giri menduduki takhta Majapahit selama 40 hari ,untuk apa sunan giri menduduki takhta kerajaan majapahit sementara walisongo lainnya “sunan ampel” malah menyuruh raden patah untuk tidak memberontak kepada majapahit? (itu jelas2 hasutan provokasi dari kubu walisongo), kemudian raden patah malah mendirikan kerajaannya sendiri yaitu Kerajaan Demak.
Berikut dalil dari ayat AL-Qur’an tentang fakta sejarah majapahit disaat perebutan takhta yang mengakibatkan perang saudara yang disebabkan oleh “walisongo”:
﴾ An Naml:45 ﴿
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus kepada (kaum) Tsamud saudara mereka Shaleh (yang berseru): “Sembahlah Allah”. Tetapi tiba-tiba mereka (jadi) dua golongan yang bermusuhan.
﴾ An Naml:46 ﴿
Dia berkata: “Hai kaumku mengapa kamu minta disegerakan keburukan sebelum (kamu minta) kebaikan? Hendaklah kamu meminta ampun kepada Allah, agar kamu mendapat rahmat”.
﴾ An Naml:47 ﴿
Mereka menjawab: “Kami mendapat nasib yang malang, disebabkan kamu dan orang-orang yang besertamu”. Shaleh berkata: “Nasibmu ada pada sisi Allah, (bukan kami yang menjadi sebab), tetapi kamu kaum yang diuji”.
﴾ An Naml:48 ﴿
“Dan adalah di kota itu sembilan orang laki-laki yang membuat kerusakan di muka bumi, dan mereka tidak berbuat kebaikan.”
Dahulu di bumi nusantara ini pernah juga ditinggali oleh nabi saleh AS untuk berdakwah kepada kaum Tsamud, tetapi kaum tsamud mengingkarinya, dengan menyembelih unta yg diberi oleh nabi saleh as dari ALLAH SWT disaat sepeninggalan (setelah wafatnya) nabi saleh as , ada kemungkinan ini dikarenakan mereka telah terprovokasi oleh para “walisongo” yg telah terhasut oleh godaan wanita untuk ikut menyembelih unta tersebut sehingga mereka menjadi 2 golongan yg bermusuhan (lihat artikel kaum tsamud dan walisongo yg tergoda oleh wanita di link berikut :http://wp.me/p3gX77-66) , dan semua ini membuktikan fitnah akhir zaman telah dimulai pada zaman para “walisongo” melakukan provokasi ajaran2 yg menyimpang dari sunnah rosul SAW di bumi nusantara ini..wallahu’alam.
Juga ada kemungkinan ramalan jayabaya yg disimpan oleh orang2 jawa terdahulu itu ialah sebuah manuskrip hadits dari nabi2 atau para keturunannya yg pernah tinggal dibumi nusantara ini (bisa itu dari nabi sulaiman as, nabi saleh as, atau yg lainnya), mereka orang2 jawa pada masa sekarang ini menganggap manuskrip jayabaya (zaman keemasan) sebagai ramalan dari leluhur mereka dahulu, padahal itu adalah sebuah hadits yg diterjemahkan dalam bahasa jawa, dan ada kemungkinan kenapa manuskrip jayabaya itu dikatakan manuskrip ramalan leluhur jawa dikarenakan ada sekelompok leluhur jawa dahulu yg terkena fitnah akhir zaman yg diprovokatori oleh para “walisongo”, karena mengingat banyak orang yg menganggap manuskrip ini dari kelompok “walisongo”, mungkin para leluhur jawa yg terkena fitnah akhir zaman yg dimulai sejak dahulu itu ialah para keturunan kerajaan majapahit yg telah menyimpan hadits itu dari nabi2 terdahulu..wallahu’alam
lihat manuskrip uga siliwangi berikut yg  menyatakan bahwa sejarah kita telah ditukar atau dibuat2 bahkan ada yg dijual ! :
”Daréngékeun! Nu kiwari ngamusuhan urang, jaradi rajana ngan bakal nepi mangsa: tanah bugel sisi Cibantaeun dijieun kandang kebo dongkol. Tah di dinya, sanagara bakal jadi sampalan, sampalan kebo barulé, nu diangon ku jalma jangkung nu tutunjuk di alun-alun. Ti harita, raja-raja dibelenggu. Kebo bulé nyekel bubuntut, turunan urang narik waluku, ngan narikna henteu karasa, sabab murah jaman seubeuh hakan.
Ti dinya, waluku ditumpakan kunyuk; laju turunan urang aya nu lilir, tapi lilirna cara nu kara hudang tina ngimpi. Ti nu laleungit, tambah loba nu manggihna. Tapi loba nu pahili, aya kabawa nu lain mudu diala! Turunan urang loba nu hanteu engeuh, yén jaman ganti lalakon ! Ti dinya gehger sanagara. Panto nutup di buburak ku nu ngaranteur pamuka jalan; tapi jalan nu pasingsal!
Nu tutunjuk nyumput jauh; alun-alun jadi suwung, kebo bulé kalalabur; laju sampalan nu diranjah monyét! Turunan urang ngareunah seuri, tapi seuri teu anggeus, sabab kaburu: warung béak ku monyét, sawah béak ku monyét, leuit béak ku monyét, kebon béak ku monyét, sawah béak ku monyét, cawéné rareuneuh ku monyét. Sagala-gala diranjah ku monyét. Turunan urang sieun ku nu niru-niru monyét. Panarat dicekel ku monyet bari diuk dina bubuntut. Walukuna ditarik ku turunan urang keneh. Loba nu paraeh kalaparan. ti dinya, turunan urang ngarep-ngarep pelak jagong, sabari nyanyahoanan maresék caturangga. Hanteu arengeuh, yén jaman geus ganti deui lalakon.”

  • ”Dengarkan! yang saat ini memusuhi kita (yahudi zionis), akan berkuasa hanya untuk sementara waktu: tanahnya kering (tanah palestina/israel) padahal di pinggir sungai Cibantaeun dijadikan kandang kerbau kosong. Nah di situlah, sebuah negara akan pecah, pecah (konflik peperangan) oleh kerbau bule, yang digembalakan (berkonspirasi dengan) oleh orang yang tinggi dan memerintah di pusat kota (pemerintah dan presiden munafik). Semenjak itu, raja-raja dibelenggu (dibelenggu oleh nafsu keduniawian dan simpatik barat). Kerbau bule memegang kendali, dan keturunan kita hanya jadi orang suruhan (orang2 zaman sekarang menjadi budak/bekerja dengan orang2 luar/non muslim). Tapi kendali itu tak terasa sebab semuanya serba dipenuhi dan murah serta banyak pilihan(orang2 zaman sekarang banyak yg lalai dengan amalan akhirat dikarenakan banyak nafsu duniawinya).Semenjak itu, pekerjaan dikuasai monyet (pekerjaan2 kita di pantau dan dikendalikan oleh orang2 yahudi, melalui teknologi). Suatu saat nanti keturunan kita akan ada yang sadar, tapi sadar seperti terbangun dari mimpi. Dari yang hilang dulu semakin banyak yang terbongkar. Tapi banyak yang tertukar sejarahnya, banyak yang dicuri bahkan dijual! Keturunan kita banyak yang tidak tahu, bahwa jaman sudah berganti! (zaman sudah berganti dari zaman yg bersistem pemerintahan diktator demokrazi menjadi zaman menuju zaman keemasan, yg dimana terdapat banyak huru-hara dan peperangan sebelum zaman keemasan) Pada saat itu geger di seluruh negara. Pintu dihancurkan oleh mereka para pemimpin (pemimpin2 pemerintah berkhianat kepada musuh), tapi pemimpin yang salah arah!Yang memerintah bersembunyi, pusat kota kosong, kerbau bule kabur. Negara pecahan diserbu monyet! (negara Indonesia diserbu oleh kaum yahudi zionis!) keturunan kita enak tertawa, tapi tertawa yang terpotong, sebab ternyata, pasar habis oleh penyakit, sawah habis oleh penyakit, tempat padi habis oleh penyakit, kebun habis oleh penyakit, perempuan hamil oleh penyakit. semuanya diserbu oleh penyakit. Keturunan kita takut oleh segala yang berbau penyakit. Semua alat digunakan untuk menyembuhkan penyakit sebab sudah semakin parah. yang mengerjakannya masih bangsa sendiri. Banyak yang mati kelaparan. Semenjak itu keturunan kita banyak yang berharap bisa bercocok tanam sambil sok tahu membuka lahan. Mereka tidak sadar bahwa jaman sudah berganti cerita lagi.”
“Engké, mun geus témbong budak angon! Ti dinya loba nu ribut, ti dapur laju salembur, ti lembur jadi sanagara! Nu barodo jaradi gélo marantuan nu garelut, dikokolotan ku budak buncireung! Matakna garelut? Marebutkeun warisan. Nu hawek hayang loba; nu boga hak marénta bagianana. Ngan nu aréling caricing. Arinyana mah ngalalajoan. Tapi kabarérang.”
artinya : “Nanti, saat munculnya anak gembala! di situ akan banyak huru-hara, yang bermula di satu daerah semakin lama semakin besar meluas di seluruh negara. yang tidak tahu menjadi gila dan ikut-ikutan menyerobot dan bertengkar. Dipimpin oleh pemuda gendut! Sebabnya bertengkar? Memperebutkan tanah. Yang sudah punya ingin lebih, yang berhak meminta bagiannya. Hanya yang sadar pada diam, mereka hanya menonton tapi tetap terbawa-bawa.”
analisis berdasarkan yg Haq dan yg bathil : ketika anak gembala atau imam mahdi satrio piningit muncul, perang dunia ke 3 telah pecah, banyak huru hara di setiap negara termasuk Indonesia, disaat itu orang2 kafir dan umat muslim yg berkhianat di pimpin oleh pria Gendut yg memperebutkan tanah, siapa pria gendut ini? dan tanah negara mana yg dia perebutkan? kalian pasti tahu, dia ialah DAJJAL LAKNATULLAH yg memperebutkan/mengambil paksa tanah palestina, juga tanah2 negara2 di seluruh dunia untuk mendirikan “Israel Raya”.

Lihat dan pahami manuskrip uga siliwangi berikut yg mirip dengan hadits rosulullah SAW tentang keutamaan negeri SYAM :
“Lalakon urang ngan nepi ka poé ieu, najan dia kabéhan ka ngaing pada satia! Tapi ngaing henteu meunang mawa dia pipilueun, ngilu hirup jadi balangsak, ngilu rudin bari lapar. Dia mudu marilih, pikeun hirup ka hareupna, supaya engké jagana, jembar senang sugih mukti, bisa ngadegkeun deui Pajajaran! Lain Pajajaran nu kiwari, tapi Pajajaran anu anyar, nu ngadegna digeuingkeun ku obah jaman! Pilih! ngaing moal ngahalang-halang. Sabab pikeun ngaing, hanteu pantes jadi Raja, anu somah sakabéhna, lapar baé jeung balangsak.”
“Daréngékeun! Nu dék tetep ngilu jeung ngaing, geura misah ka beulah kidul! Anu hayang balik deui ka dayeuh nu ditinggalkeun, geura misah ka beulah kalér! Anu dék kumawula ka nu keur jaya, geura misah ka beulah wétan! Anu moal milu ka saha-saha, geura misah ka beulah kulon!”
“Daréngékeun! Dia nu di beulah wétan, masing nyaraho: Kajayaan milu jeung dia! Nya turunan dia nu engkéna bakal maréntah ka dulur jeung ka batur. Tapi masing nyaraho, arinyana bakal kamalinaan. Engkéna bakal aya babalesna. Jig geura narindak!”
“Dia nu di beulah kulon! Papay ku dia lacak Ki Santang! Sabab engkéna, turunan dia jadi panggeuing ka dulur jeung ka batur. Ka batur urut salembur, ka dulur anu nyorang saayunan ka sakabéh nu rancagé di haténa. Engké jaga, mun tengah peuting, ti gunung Halimun kadéngé sora tutunggulan, tah éta tandana; saturunan dia disambat ku nu dék kawin di Lebak Cawéné. Ulah sina talangké, sabab talaga bakal bedah! Jig geura narindak! Tapi ulah ngalieuk ka tukang!”
“Dia nu marisah ka beulah kalér, daréngékeun! Dayeuh ku dia moal kasampak. Nu ka sampak ngan ukur tegal baladaheun. Turunan dia, lolobana bakal jadi somah. Mun aya nu jadi pangkat, tapi moal boga kakawasaan. Arinyana engké jaga, bakal ka seundeuhan batur. Loba batur ti nu anggang, tapi batur anu nyusahkeun. Sing waspada!”
Artinya :
(1).“Perjalanan kita hanya sampai disini hari ini, walaupun kalian semua setia padaku! Tapi aku tidak boleh membawa kalian dalam masalah ini, membuat kalian susah, ikut merasakan miskin dan lapar. Kalian boleh memilih untuk hidup kedepan nanti, agar besok lusa, kalian hidup senang kaya raya dan bisa mendirikan lagi Pajajaran! Bukan Pajajaran saat ini tapi Pajajaran yang baru yang berdiri oleh perjalanan waktu! Pilih! aku tidak akan melarang, sebab untukku, tidak pantas jadi raja yang rakyatnya lapar dan miskin.”
(2).”Dengarkan! Yang ingin tetap ikut denganku, cepat memisahkan diri ke selatan! Yang ingin kembali lagi ke kota yang ditinggalkan, cepat memisahkan diri ke utara! Yang ingin berbakti kepada raja yang sedang berkuasa, cepat memisahkan diri ke timur! Yang tidak ingin ikut siapa-siapa, cepat memisahkan diri ke barat!”
(3).”Dengarkan! Kalian yang di timur harus tahu: Kekuasaan akan turut dengan kalian! dan keturunan kalian nanti yang akan memerintah saudara kalian dan orang lain. Tapi kalian harus ingat, nanti mereka akan memerintah dengan semena-mena. Akan ada pembalasan untuk semua itu. Silahkan pergi!”
(4). “Kalian yang di sebelah barat! Carilah oleh kalian Ki Santang! Sebab nanti, keturunan kalian yang akan mengingatkan saudara kalian dan orang lain. Ke saudara sedaerah, ke saudara yang datang sependirian dan semua yang baik hatinya. Suatu saat nanti, apabila tengah malam, dari gunung Halimun terdengar suara minta tolong, nah itu adalah tandanya. Semua keturunan kalian dipanggil oleh yang mau menikah di Lebak Cawéné. Jangan sampai berlebihan, sebab nanti telaga akan banjir! Silahkan pergi! Ingat! Jangan menoleh kebelakang!”
(5). “Kalian yang di sebelah utara! Dengarkan! Kota takkan pernah kalian datangi, yang kalian temui hanya padang yang perlu diolah. Keturunan kalian, kebanyakan akan menjadi rakyat biasa. Adapun yang menjadi penguasa tetap tidak mempunyai kekuasaan. Suatu hari nanti akan kedatangan tamu, banyak tamu dari jauh, tapi tamu yang menyusahkan. Waspadalah!”
Bandingkan dengan hadits berikut :
Abdullah bin Hawalah Azdy berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya kalian akan menjadi pasukan-pasukan­ perang, satu pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!” Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam, dan barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air Yaman. Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.” (HR. Shahih Ibnu Hibban no. 7306)
dari manuskrip uga siliwangi diatas bermaksud untuk mengartikan hadits keutamaan negeri syam diatas, berikut pembahasannya :
makna dari kata hadits : “Sesungguhnya kalian akan menjadi pasukan-pasukan­ perang, adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 1 diatas.

makna dari kata hadits : “satu pasukan di Syam, satu pasukan di Iraq dan satu pasukan di Yaman.” Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, pilihkan untukku!” 
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 2 diatas.

makna dari kata hadits : “Rasulullah menjawab, “Pilihlah Syam
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 3 diatas (syam berada di Timur)

makna dari kata hadits : “dan barangsiapa yang enggan maka hendaklah ia bergabung dengan dengan Yaman dan meminum dari kolam-kolam air Yaman.”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 4 diatas (telaga dan banjir bermakna meminum dari kolam2 air yaman)

makna dari kata hadits : Sesungguhnya Allah telah menaungi Syam dan penduduknya.”
adalah arti dari manuskrip uga sili wangi no 5 diatas (“…dan penduduknya” yg bermaksud daerah di utara negeri syam yg akan insya Allah akan ALLAH SWT lindungi melalui malaikat2nya dari perang besar)

wallahu’alam…
Lihat dan pahami lagi manuskrip uga siliwangi yg lain berikut :
”Ti mimiti poé ieu, Pajajaran leungit ti alam hirup. Leungit dayeuhna, leungit nagarana. Pajajaran moal ninggalkeun tapak, jaba ti ngaran pikeun nu mapay. Sabab bukti anu kari, bakal réa nu malungkir! Tapi engké jaga bakal aya nu nyoba-nyoba, supaya anu laleungit kapanggih deui. Nya bisa, ngan mapayna kudu maké amparan. Tapi anu marapayna loba nu arieu-aing pang pinterna. Mudu arédan heula.”
  • “Semenjak hari ini, Pajajaran hilang dari alam nyata.(syam hilang sejarahnya di waktu yg akan datang, karena akan dimanipulasi). Hilang kotanya, hilang negaranya. Pajajaran tidak akan meninggalkan jejak,(syam tidak akan meninggalkan jejak kebenaran sejarah) selain nama untuk mereka yang berusaha menelusuri.(nama syam dari hadits dan tafsiran AL-Qur’an, yg banyak dimanipulasi oleh kaum zionis yg berkonspirasi dengan kerajaan arab saudi) Sebab bukti yang ada akan banyak yang menolak!(bukti bahwa indonesia adalah syam, saba adalah daerah di negeri syam, madinah adalah pulau jawa, damaskus adalah ibukota dari negeri syam, dan Ghuthah adalah nama tempat di ibukota damaskus) tapi suatu saat akan ada yang mencoba, supaya yang hilang bisa ditemukan kembali. Bisa saja, hanya menelusurinya harus memakai dasar.(menelusuri dengan dasar dalil dari AL-Qur’an, AL-Hadits dan pembeda mana yg haq dan mana yg bathil) Tapi yang menelusurinya banyak yang sok pintar dan sombong. Dan bahkan berlebihan kalau bicara.(mungkin yg dimaksud disini adalah ahli sejarah indonesia yg sombong karena memanipulasi sejarah agar bisa dijual melalui film2/drama2 lihat film damarwulan, apakah terlihat berlebihan? yg tentu saja jika sejarah yg asli yg sbenarnya berbau peradaban islam paling besar pihak barat atau asing akan langsung menganggap indonesia adalah negeri teroris)”
wallahu’alam..

SEJARAH ISLAM DIINDONESIA 3

Keempat belas, Surat dari Nabi Sulaiman unutk ratu Balqis. “Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “bismillahirrahmaanirrahiim” (QS. 27:29-30). Di Indonesia ada bukti yang ditemukan di istana ratu boko berupa lempengan/plat emas bertuliskan bismillahirrahmaanirrahiim. Di Yaman tidak ada. (Lihat gambar paling atas ATAU lihat videonya di link berikut : http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=W344Ijvxg6w)
allsparkPernahkah kalian menonton film transformer 1? Nah, di film itu dikisahkan ada sebuah kubus yg berasal dari langit yg jatuh ke bumi, kubus itu bernama Allspark seperti gambar disamping. Ada kemungkinan para zionis dibalik layar film holywood sudah tahu tentang rahasia pelajaran ilmu Allah SWT yaitu piramida langit dan piramida bumi yg bermakna ilmu Allah seluas langit dan bumi. Dan kubus yg jatuh dari langit itu adalah ka’bah, kubus Allspark di piramida langit jatuh ke bumi, serta piramida bumi nya ialah piramida2 yg sejajar dgn ka’bah seperti piramida giza, dan termasuk jg borobudur qur’an (jangan kita melihat kubus Allspark di dalam film transformer adalah untuk bermaksud jahat, tetapi ambilah makna terdalam yg sebenarnya baik untuk prefrensi pelajaran ilmu Allah SWT yg mereka tutupi dan dimanipulasi)..

Arsy Borobudur adalah UFO dengan kecepatan cahaya yg mengangkat Rosulullah SAW ke sidrotul muntaha..
Arsy Borobudur adalah UFO dengan kecepatan cahaya yg mengangkat Rosulullah SAW ke sidrotul muntaha..
Borobudur qur’an juga bermakna luas, yg salah satu artinya ialah surga yg jatuh ke bumi melalui kubus ka’bah tetapi surga di bumi ada di negeri ini, Indonesia adalah 1/3 surga yg jatuh ke bumi, dgn dilihat dari sejajarnya borobudur dgn hajar aswad dan rukun syam ka’bah..
Ingat, hajar aswad itu bukan dari bumi, benda itu berasal dari surga (dijatuhkan dari surga).

Para zionis sudah tahu tentang hal ini, dan mereka sembunyikan melalui pesan2 di dalam film2 holywood mereka. Dan ada kemungkinan mereka juga sudah mempelajari rahasia borobudur qur’an dari jauh hari, sementara kita umat muslim malah banyak diantara kita yg masih berselisih apakah benar borobudur yg membuat nabi sulaiman as? Dan berselisih, benarkah indonesia adalah negeri syam? Tanpa melihat kebenaran2 alam diluar yg begitu kaya dan diberkahi ini yg kemudian mempelajarinya..

gunung matahari2
Dahulu sewaktu kita kecil, kita sering menggambar seperti gambar diatas “menggambar Matahari diantara dua Gunung”, tahukah kalian? ternyata ilmu Allah SWT itu datang dari arah yg tidak disangka-sangka dan seperti khayalan tingkat tinggi anak2, yg sebenarnya adalah NYATA dan JELAS bahkan menjadi suatu peringatan jika dipelajari khayalan itu sendiri dengan mengunakan dasar2 dalil.
Admin membahas tentang gambar diatas karena borobudur qur’an itu berhubungan dengan gambar diatas, kita mengetahui bahwa borobudur itu banyak mengandung arti “Matahari” dan sebuah kalender matahari, juga bermakna “Gerhana” jika kita menghubungkan dengan candi Pawon dan candi Mendut, candi sendiri oleh K.H fahmy basya dikatakan sebagai “Sandi”, dan sandi untuk borobudur, pawon dan mendut  bermaksud mengartikan gerhana sebagai tanda dekatnya “hari kiamat” sesuai dengan hadits (lihat hadits tentang munculnya AL-Mahdi dan kiamat). Dan seperti yg admin bilang borobudur adalah matahari sedangkan dua gunung yg sering kita gambar sewaktu kita kecil ternyata adalah Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, inilah khayalan tingkat tinggi yg sebenarnya ilmu Allah SWT yg mengapa admin bahas. Allah SWT membuat pelajaran seperti ini bagi kita yg mau berfikir bukan hanya dengan akal dan hati, tetapi juga dengan khayalan yg dihubungkan dengan dalil. Lalu apa maksud Allah SWT dengan perumpamaan/pelajaran ini? ketahuilah, ini berkaitan tentang siapa sebenarnya pemimpin/khalifah pada umat akhir zaman ini yaitu AL-Mahdi. Karena AL-Mahdi adalah seorang lelaki muda berusia dibawah sekitar 40 tahun, dia adalah “TANDA KIAMAT” (melalui tanda2 kiamat gerhana borobudur, pawon, dan mendut, gunung meletus “perang dunia ke 3″ Matahari borobudur, gunung Merapi dan gunung Merbabu), yg terlihat seperti dewasa tetapi berkeinginan menjadi seperti anak2 yg mempunyai banyak khayalan, yg dengan dia khayalan menjadi NYATA seperti halnya gambar khayalan diatas yg dengan ilmu Allah SWT menjadi nyata melalui candi borobudur, gunung Merapi dan gunung Merbabu.
﴾ Al Kahfi:93 ﴿
Hingga apabila dia telah sampai di antara dua buah gunung, dia mendapati di hadapan kedua bukit itu suatu kaum yang hampir tidak mengerti pembicaraan.
Bahkan para zionis dan kaum non muslim pun membuat karakter AL-Mahdi pada film2 mereka seperti karakter Aang di film avatar, naruto, gohan di film dragon ball, percy jakson di film holywood, dll. wallahu’alam..
1-0000000
situs megalitikum gunung padang
511
gunung piramida sadahurip
Gunung piramida lalakon
Gunung piramida lalakon
Ada juga kemungkinan nabi sulaiman AS itu dulu membuat candi-candi dengan bantuan jin dan hewan-hewan di Indonesia sebagai bukti kebesaran kekuatan ALLAH SWT kepada masyarakat negeri Indonesia (saba) dulu semasa orang-orang indonesia masih menyembah matahari, tetapi mereka (masyarakat indonesia) dulu malah menganggap kekuatan itu semua adalah ‘sihir yg sesat’, kemudian ALLAH SWT pun murka kepada mereka (masyarakat saba/indonesia) dan didatangkanlah banjir yg sangat besar, sehingga terkubur dan tenggelamlah semua bangunan-bangunan itu dan semua rakyat ‘saba’, dan hanya meninggalkan sedikit rakyat yg hidup, kemudian iblis pun datang membisikkan ke sisa-sisa rakyat ‘saba’ yg masih hidup tadi agar membuat agama baru yaitu hindu dan budha melalui fakta-fakta peradaban dari candi-candi yg terkubur dan tidak terkubur di semua daerah indonesia, kecuali orang2 yg beriman.
﴾ Saba’:20 ﴿
Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman.
﴾ Saba’:21 ﴿
Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang itu. Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.
﴾ Saba’:40 ﴿
Dan (ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan mereka semuanya kemudian Allah berfirman kepada malaikat: “Apakah mereka ini dahulu menyembah kamu?”.
﴾ Saba’:41 ﴿
Malaikat-malaikat itu menjawab: “Maha Suci Engkau. Engkaulah pelindung kami, bukan mereka; bahkan mereka telah menyembah jin; kebanyakan mereka beriman kepada jin itu”.
Ingat, dulu borobudur itu sebenarnya terkubur, begitu juga piramida yg terkubur menjadi gunung (gunung lalakon, sadahurip,dll) yang memang gunung-gunung tersebut berumur 9 atau 10 SM (sama seperti zaman nabi sulaiman As hidup). [ lihat video borobudur versi AL-Qur'an di link berikut : http://www.youtube.com/watch?feature=player_detailpage&v=W344Ijvxg6w ]
Propaganda Gatot Kaca yang sebenarnya ialah nabi Sulaiman AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk catatan sejarah yang ada dalam AL-Qur’an.
Menurut sejarah Gatotkaca (bahasa Sanskerta: घटोत्कच; Ghattotkacha) adalah seorang tokoh dalam wiracarita Mahabharata yang dikenal sebagai putra Bimasena atau Werkoedara dari keluarga Pandawa. Ibunya yang bernama Hidimbi (Harimbi) berasal dari bangsa rakshasa, sehingga ia pun dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa. Dalam perang besar di Kurukshetra ia banyak menewaskan sekutu Korawa sebelum akhirnya gugur di tangan Karna.
Menurut versi Mahabharata, Gatotkaca adalah putra Bimasena dari keluaga Pandawa yang lahir dari seorang rakshasa perempuan bernama Hidimbi. Hidimbi sendiri merupakan raksasa penguasa sebuah hutan bersama kakaknya yang bernama Hidimba
Di Indonesia, Gatotkaca menjadi tokoh pewayangan yang sangat populer. Misalnya dalam pewayangan Jawa ia dikenal dengan ejaan Gatutkaca (bahasa Jawa: Gathutkaca). Kesaktiannya dikisahkan luar biasa, antara lain mampu terbang di angkasa tanpa menggunakan sayap. Menurut sejarah beliau beragama Hindu tetapi yang sebenarnya beliau ialah beragama Islam beliau adalah nabi sulaiman AS yang mempunyai mukjizat mengendalikan angin untuk dapat terbang dilangit, beliau juga mempunyai tinggi yang sama dengan raksasa karena beliau ialah seorang nabi, sama seperti nabi adam AS yang juga tinggi seperti raksasa tetapi beliau tidak terlalu tinggi seperti nabi adam AS.
Berikut adalah dalil dari ayat AL-Qur’an yang membuktikan Gatot Kaca adalah nabi sulaiman AS :
﴾ Saba’:12 ﴿
Dan Kami (tundukkan) angin bagi Sulaiman, yang perjalanannya di waktu pagi sama dengan perjalanan sebulan dan perjalanannya di waktu sore sama dengan perjalanan sebulan (pula) dan Kami alirkan cairan tembaga baginya. Dan sebahagian dari jin ada yang bekerja di hadapannya (di bawah kekuasaannya) dengan izin Tuhannya. Dan siapa yang menyimpang di antara mereka dari perintah Kami, Kami rasakan kepadanya azab neraka yang apinya menyala-nyala.”
kerajaan-islam-majapahit
Kerajaan Majapahit adalah Kerajaan Islam yang diturunkan oleh Nabi Sulaiman AS.
“Seorang sejarawan pernah berujar bahwa sejarah itu adalah versi atau sudut pandang orang yang membuatnya. Versi ini sangat tergantung dengan niat atau motivasisi pembuatnya.” namun tidak untuk catatan sejarah yang ada dalam AL-Qur’an.
Majapahit adalah sebuah kerajaan yang berpusat di Jawa Timur, Indonesia, yang pernah berdiri dari sekitar tahun 1293 hingga 1500 M. Kerajaan ini mencapai puncak kejayaannya menjadi kemaharajaan raya yang menguasai wilayah yang luas di Nusantara pada masa kekuasaan Hayam Wuruk, yang berkuasa dari tahun 1350 hingga 1389.
Kerajaan Majapahit adalah kerajaan Hindu-Buddha terakhir yang menguasai Nusantara dan dianggap sebagai salah satu dari negara terbesar dalam sejarah Indonesia.Kekuasaannya terbentang di Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, hingga Indonesia timur, meskipun wilayah kekuasaannya masih diperdebatkan. (wikipedia)
Kerajaan Majapahit diyakini sebagai kerajaan islam yang berdiri setelah banjir besar melanda negeri saba (indonesia), dan mereka ialah orang-orang yang beriman kepada ALLAH SWT yang masih tersisa disaat banjir besar tersebut.
﴾ Saba’:16 ﴿
Tetapi mereka berpaling, maka Kami datangkan kepada mereka banjir yang besar dan Kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit, pohon Atsl dan sedikit dari pohon Sidr.”
﴾ Saba’:18 ﴿
Dan Kami jadikan antara mereka dan antara negeri-negeri yang Kami limpahkan berkat kepadanya, beberapa negeri yang berdekatan dan Kami tetapkan antara negeri-negeri itu (jarak-jarak) perjalanan. Berjalanlah kamu di kota-kota itu pada malam hari dan siang hari dengan dengan aman.”
﴾ Saba’:19 ﴿
Maka mereka berkata: “Ya Tuhan kami jauhkanlah jarak perjalanan kami”, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri; maka Kami jadikan mereka buah mulut dan Kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.”
Ada sesuatu yang ‘terasa aneh’ menyangkut kerajaan majapahit yang puing-puing peninggalan kebesaran masa lalunya masih dapat ditemukan di kawasan Trowulan Mojokerto ini. Sejak memasuki Sekolah Dasar, kita sudah disuguhi pemahaman bahwa Majapahit adalah sebuah kerajaan Hindu terbesar yang pernah ada dalam sejarah masa lalu kepulauan Nusantra yang kini dikenal Indonesia. Inilah sesuatu yang terasa aneh tersebut.
Pemahaman sejarah tersebut seakan melupakan beragam bukti arkeologis, sosiologis dan antropologis yang berkaitan dengan Majapahit yang jika dicerna dan dipahami secara ‘jujur’ akan mengungkapkan fakta yang mengejutkan sekaligus juga mematahkan pemahaman yang sudah berkembang selama ini dalam khazanah sejarah masyarakat Nusantara.
‘Kegelisahan’ semacam inilah yang mungkin memotivasi Tim Kajian Kesultanan Majapahit dari Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pengurus Daerah Muhammadiyah Yogyakarta untuk melakukan kajian ulang terhadap sejarah Majapahit. Setelah sekian lama berkutat dengan beragam fakta-data arkeologis, sosiologis dan antropolis, maka Tim kemudian menerbitkannya dalam sebuah buku awal berjudul ‘Kesultanan Majapahit, Fakta Sejarah Yang Tersembunyi’.
Buku ini hingga saat ini masih diterbitkan terbatas, terutama menyongsong Muktamar Satu Abad Muhammadiyah di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu. Sejarah Majapahit yang dikenal selama ini di kalangan masyarakat adalah sejarah yang disesuaikan untuk kepentingan penjajah (Belanda) yang ingin terus bercokol di kepulauan Nusantara.
Akibatnya, sejarah masa lampau yang berkaitan dengan kawasan ini dibuat untuk kepentingan tersebut. Hal ini dapat pula dianalogikan dengan sejarah mengenai PKI. Sejarah berkaitan dengan partai komunis ini yang dibuat dimasa Orde Baru tentu berbeda dengan sejarah PKI yang dibuat di era Orde Lama dan bahkan era reformasi saat ini. Hal ini karena berkaitan dengan kepentingan masing-masing dalam membuat sejarah tersebut.
Dalam konteks Majapahit, Belanda berkepentingan untuk menguasai Nusantara yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Untuk itu, diciptakanlah pemahaman bahwa Majapahit yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia adalah kerajaan Hindu dan Islam masuk ke Nusantara belakangan dengan mendobrak tatanan yang sudah berkembang dan ada dalam masyarakat.
Apa yang diungkapkan oleh buku ini tentu memiliki bukti berupa fakta dan data yang selama ini tersembunyi atau sengaja disembunyikan. Beberapa fakta dan data yang menguatkan keyakinan bahwa kerajaan Majpahit sesungguhnya adalah kerajaan Islam atau Kesultanan Majapahit adalah sebagai berikut:
koin majapahit
1. Ditemukan atau adanya koin-koin emas Majapahit yang bertuliskan kata-kata ‘La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah’. Koin semacam ini dapat ditemukan dalam Museum Majapahit di kawasan Trowulan Mojokerto Jawa Timur. Koin adalah alat pembayaran resmi yang berlaku di sebuah wilayah kerajaan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa sangat tidak mungkin sebuah kerajaan Hindu memiliki alat pembayaran resmi berupa koin emas bertuliskan kata-kata Tauhid.
2. Pada lambang Majapahit (lambang laskar ALLAH) yang berupa delapan sinar matahari terdapat beberapa tulisan Arab, yaitu shifat, asma, ma’rifat, Adam, Muhammad, Allah, tauhid dan dzat. Kata-kata yang beraksara Arab ini terdapat di antara sinar-sinar matahari yang ada pada lambang Majapahit ini. (lihat gambar surya majapahit diatas)
Untuk lebih mendekatkan pemahaman mengenai lambang Majapahit ini, maka dapat dilihat pada logo Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, atau dapat pula dilihat pada logo yang digunakan Muhammadiyah. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Majapahit sesungguhnya adalah Kerajaan Islam atau Kesultanan Islam karena menggunakan logo resmi yang memakai simbol-simbol Islam.
3. Pendiri Majapahit, Raden Wijaya, adalah seorang muslim. Hal ini karena Raden Wijaya merupakan cucu dari Raja Sunda, Prabu Guru Dharmasiksa yang sekaligus juga ulama Islam Pasundan yang mengajarkan hidup prihatin layaknya ajaran-ajaran sufi, sedangkan neneknya adalah seorang muslimah, keturunan dari penguasa Sriwijaya. Meskipun bergelar Kertarajasa Jayawardhana yang sangat bernuasa Hindu karena menggunakan bahasa Sanskerta, tetapi bukan lantas menjadi justifikasi bahwa beliau adalah seorang penganut Hindu.
Bahasa Sanskerta di masa lalu lazim digunakan untuk memberi penghormatan yang tinggi kepada seseorang, apalagi seorang raja. Gelar seperti inipun hingga saat ini masih digunakan oleh para raja muslim Jawa, seperti Hamengku Buwono dan Paku Alam Yogyakarta serta Paku Buwono di Solo.
Di samping itu, Gajah Mada yang menjadi Patih Majapahit yang sangat terkenal terutama karena Sumpah Palapanya ternyata adalah seorang muslim. Hal ini karena nama aslinya adalah Gaj Ahmada, seorang ulama Islam yang mengabdikan kemampuannya dengan menjadi Patih di Kerajaan Majapahit. Hanya saja, untuk lebih memudahkan penyebutan yang biasanya berlaku dalam masyarakat Jawa, maka digunakan Gajahmada saja. Dengan demikian, penulisanGajah Mada yang benar adalah Gajahmada dan bukan ‘Gajah Mada’.
nisan gajahmada
Pada nisan makam Gajahmada di Mojokerto pun terdapat tulisan ‘LaIlaha Illallah Muhammad Rasulullah’ yang menunjukkan bahwa Patih yang biasa dikenal masyarakat sebagai Syeikh Mada setelah pengunduran dirinya sebagai Patih Majapatih ini adalah seorang muslim.
4. Jika fakta-fakta di atas masih berkaitan dengan internal Majapahit, maka fakta-fakta berikut berhubungan dengan sejarah dunia secara global. Sebagaimana diketahui bahwa 1253 M, tentara Mongol dibawah pimpinan Hulagu Khan menyerbu Baghdad. Akibatnya, Timur Tengah berada dalam situasi yang berkecamuk dan terjebak dalam kondisi konflik yang tidak menentu.
Dampak selanjutnya adalah terjadinya eksodus besar-besaran kaum muslim dari TimurTengah, terutama para keturunan Nabi yang biasa dikenal dengan‘Allawiyah. Kelompok ini sebagian besar menuju kawasan Nuswantara (Nusantara) yang memang dikenal memiliki tempat-tempat yang eksotis dan kaya dengan sumberdaya alam dan kemudian menetap dan beranak pinak di tempat ini. Dari keturunan pada pendatang inilah sebagian besar penguasa beragam kerajaanNusantara berasal, tanpa terkecuali Majapahit.